Pertandingan

Semua kompetisi

Rosenior memang harus pergi - tapi masalah Chelsea jauh lebih mendalam

  1. Newcastle dalam krisis: Howe mendapat kritikan, bintang-bintang yang ingin hengkang, dan keraguan soal Arab Saudi

    Musim Newcastle telah berantakan; dengan lima pertandingan Liga Premier tersisa dan tengah dilanda performa yang sangat buruk, The Magpies kini lebih dekat dengan zona degradasi daripada zona Liga Champions, dan harapan mereka untuk lolos ke kompetisi Eropa apa pun semakin memudar. Yang memperburuk keadaan, kesulitan yang mereka alami ini terjadi di tengah gejolak besar di balik layar seiring meningkatnya tekanan terhadap pelatih kepala Eddie Howe.

  2. Haaland kembali menjadi momok bagi Arsenal saat City memuncaki klasemen dan membuat Burnley terdegradasi

    Erling Haaland mencetak satu-satunya gol saat Manchester City yang tampil kurang meyakinkan mengalahkan Burnley 1-0, sehingga naik ke puncak klasemen Liga Premier dan sekaligus membuat The Clarets terdegradasi. Tiga hari setelah mencetak gol penentu kemenangan dalam laga penentuan gelar melawan Arsenal, pemain asal Norwegia itu menunjukkan keunggulan fisiknya dengan mencetak gol penentu kemenangan pada menit keenam saat pasukan Pep Guardiola berhasil meraih kemenangan tipis.

  3. Lima alasan utama kegagalan Arsenal meraih gelar juara kali ini

    Spanduk yang dibentangkan oleh para pendukung Manchester City di tribun selatan Etihad Stadium pada hari Minggu benar-benar menggambarkan situasi dengan tepat: "Kepanikan melanda jalanan London." Setelah menelan kekalahan telak 2-1 di kandang rival mereka dalam perebutan gelar Liga Premier, Arsenal kini hanya unggul tiga poin dari pasukan Pep Guardiola — dan telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.

  4. Rosenior, Tudor, dan 10 masa jabatan manajer terburuk dalam sejarah Liga Primer Inggris

    Mengutip kata-kata Homer Simpson yang legendaris, mengkritik bukan hanya mudah, tapi juga menyenangkan. Memang gampang sekali duduk dan menghakimi dari menara gading ini, tapi hei, begitulah sepak bola, hanyalah permainan opini. Menjadi manajer Liga Premier pasti salah satu pekerjaan paling sepi di dunia, terutama saat hasil pertandingan tak menentu dan masa depan kariermu jadi bahan spekulasi di seluruh dunia.

  5. Kehancuran Leicester: Bagaimana 'Foxes' yang semula seperti dongeng itu terpuruk ke divisi ketiga

    2 Mei 2026 — seharusnya menjadi hari yang penuh kebanggaan dan perayaan di Leicester, dipenuhi dengan ucapan penghormatan yang menyentuh hati untuk Jamie Vardy, Riyad Mahrez, N'Golo Kante, dan setiap anggota skuad pemenang Liga Premier asuhan Claudio Ranieri. Namun, peringatan 10 tahun yang akan datang atas kemenangan gelar liga utama paling ajaib yang pernah ada dalam sejarah sepak bola ini juga akan menjadi pengingat yang datang pada waktu yang tak tepat, betapa jauhnya The Foxes telah terpuruk selama dekade terakhir.

  6. Yamal berhasil membawa kemenangan bagi Barcelona - namun cedera menjadi kekhawatiran besar

    Gol penalti Lamine Yamal memastikan Barcelona berhasil mengalahkan Celta Vigo yang gigih pada Rabu malam, sehingga memperlebar keunggulan mereka atas Real Madrid di puncak klasemen La Liga menjadi sembilan poin. Namun, kemenangan 1-0 di Spotify Camp Nou itu harus dibayar mahal, karena sang winger muda berbakat terpaksa ditarik keluar karena cedera tak lama setelah mencetak gol penentu kemenangan dari titik penalti pada babak pertama.

  7. Arsenal berikutnya? Kegagalan paling mengecewakan dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris - peringkat

    Manchester City mengalahkan Arsenal dalam pertandingan yang seru di Etihad Stadium pada hari Minggu, sehingga kini selisih poin mereka dengan pemuncak klasemen Liga Premier hanya tinggal tiga poin. Akibatnya, jika pasukan Pep Guardiola berhasil memenangkan pertandingan tunda mereka melawan Burnley pada pertengahan pekan ini, mereka akan menggantikan The Gunners di puncak klasemen berkat selisih gol. Tak ada yang bisa membayangkan skenario seperti ini terjadi lebih dari sebulan yang lalu, ketika Arsenal mengalahkan Everton dan unggul 10 poin dari rival-rival mereka dalam perebutan gelar juara.

  8. BERITA TERBARU

    Lihat semua
Iklan

Video

  1. Cunha membahas pengalaman 'sangat menyakitkan' bersama Brasil

    Penyerang Manchester United Matheus Cunha telah membahas bagaimana dia tumbuh sebagai pemain dan pribadi sejak diabaikan dari skuad Brasil untuk Piala Dunia 2022. Pemain seperti Antony, Gabriel Jesus, dan Pedro dipilih lebih dulu oleh manajer Selecao saat itu, Tite. Namun, Cunha kembali disukai di bawah Carlo Ancelotti dan memiliki peluang kuat untuk terpilih kali ini. Dengarkan apa yang dikatakan mantan penyerang Wolves tersebut tentang menghadapi pengalaman "sangat menyakitkan" saat tidak terpilih tiga tahun lalu. ⬆️

  2. Transformasi Besar Persib: Dari Produk Lifestyle Hingga Rencana Museum di GBLA

    Persib Bandung benar-benar jor-joran dalam beberapa tahun terakhir, tak hanya di dalam lapangan tapi juga di luar lapangan. Mereka ingin menghadirkan pengalaman baru bagi Bobotoh melalui peluncuran jersey modern, ekspansi produk lifestyle, kolaborasi dengan brand ternama, hingga renovasi ruang ganti berstandar tinggi di GBLA yang disiapkan menuju museum dan tour stadion pertama dalam sejarah klub.

Spesial hanya untukmu 😍

Bursa Transfer - Siapa Datang? Siapa Pergi?

GARUDA DI DADAKU!

NXGN

  1. Lamine Yamal & Lionel Messi: Dari bak mandi bayi hingga pertarungan untuk gelar GOAT?

    Dia benar-benar melakukannya lagi! Setahun setelah menjadi pemain pertama yang memenangkan NXGN dua kali, Lamine Yamal kembali menduduki peringkat teratas dalam daftar tahunan GOAL untuk pemain remaja terbaik di dunia sepak bola, untuk ketiga kalinya berturut-turut. Hasil pemungutan suara tahun 2026 ini pun memang sudah tak diragukan lagi. Yamal bukan lagi sekadar pemain muda paling berbakat di dunia sepak bola saat ini. Dia juga pemain paling berbakat di dunia sepak bola, titik.

Yang Biasanya Kamu Cari 🧐

Sepakbola Wanita

  1. Barcelona Femeni berhasil meraih gelar Liga F ketujuh secara berturut-turut

    Barcelona Femeni kembali menegaskan dominasi mutlak mereka di dunia sepak bola Spanyol dengan meraih gelar Liga F ketujuh secara berturut-turut. Kemenangan telak 4-1 atas rival sekota mereka, Espanyol, pada Rabu lalu membawa raksasa Catalan ini memimpin klasemen dengan selisih 16 poin yang tak terkejar, sekaligus menandai gelar liga domestik ke-11 klub tersebut dalam era dominasi bersejarah.

  2. Tim wanita Bayern kembali meraih gelar juara, sementara Stanway mengakhiri kariernya dengan gemilang

    Tim Wanita Bayern Munich dinobatkan sebagai juara Frauen-Bundesliga untuk musim keempat berturut-turut setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Union Berlin. Prestasi ini menjadi perpisahan yang pantas di kancah domestik bagi pemain internasional Inggris Georgia Stanway, yang akan meninggalkan klub raksasa Jerman tersebut pada musim panas ini setelah memainkan peran penting dalam era dominasi mereka belakangan ini.

  3. Batlle dari Barcelona hampir bergabung dengan Arsenal sementara Putellas menarik minat dari WSL

    Barcelona dilaporkan 'hampir' kehilangan bek andalannya, Ona Batlle, yang akan bergabung dengan Arsenal secara gratis. Spekulasi seputar masa depan pemenang Ballon d'Or dua kali, Alexia Putellas, dan bek tengah andalan Mapi Leon juga semakin menguat seiring mendekatnya masa berakhir kontrak keduanya di Catalunya. London City Lionesses telah menunjukkan minat pada keduanya, karena tim yang baru saja promosi ke Women's Super League ini berupaya membuat gebrakan di bursa transfer musim panas.

  4. Chelsea akan menggelar semua pertandingan WSL di Stamford Bridge mulai musim 2026-27

    Chelsea akan menggelar seluruh pertandingan kandang mereka di Liga Super Wanita di Stamford Bridge mulai musim 2026-27, sebuah langkah yang akan menjadikan stadion ikonik tersebut sebagai markas permanen tim wanita mereka. The Blues telah memainkan banyak pertandingan di stadion tersebut dalam beberapa tahun terakhir, namun kini mereka akan bertanding di sana secara lebih rutin, meninggalkan Kingsmeadow yang berkapasitas lebih kecil.

REBEL UNITED (Jangan macam-macam dengan mereka!)

  1. George Best

    Rebel United: Sosok Jenius Yang Alkoholik

    George Best (1946-2005) memenangkan Ballon d'Or 1968 bersama Manchester United pada usia 22 tahun setelah mengangkat Piala Eropa. Dijuluki "The Fifth Beatle", sosok jenius Irlandia Utara ini hancur karena kecanduan alkohol. Ditangguhkan pada tahun 1972, ia meninggalkan United pada usia 27 tahun pada tahun 1974. Setelah menjalani transplantasi hati pada tahun 2002, ia meninggal dunia pada usia 57 tahun pada tahun 2005. 100 ribu orang menghadiri pemakamannya.

HIDDEN GEMS (Talenta BESAR yang sempat terpendam)

  1. Hidden Gems FC: Bagaimana N'Golo Kante Hampir Tidak Menjadi Apa-Apa

    Pada 15 September 2018, N’Golo Kante meninggalkan lapangan Stamford Bridge dengan perasaan puas. Seperti yang sudah-sudah, gelandang asal Prancis itu kembali menyapu setiap jengkal rumput selama 90 menit penuh. Dan, seperti yang juga kerap terjadi, namanya tidak menjadi topik utama ketika peluit panjang dibunyikan—tidak langsung, lebih tepatnya.

HALL OF FAME (Mereka Yang Lebih Dari Bintang)

  1. Shevchenko social

    Hall of Fame: Bagaimana Shevchenko Menjadi Legenda Milan

    Bagi generasi tertentu penggemar AC Milan, terutama mereka yang tumbuh besar pada awal tahun 2000-an, satu nama menonjol di atas yang lain. Andriy Shevchenko menggabungkan keahlian teknis dengan ketajaman di depan gawang yang membuatnya menjadi salah satu penyerang terbaik yang pernah ada dalam sejarah sepak bola, pemenang Ballon d'Or, dan layak masuk ke dalam Hall of Fame GOAL...

  2. Hall of Fame: Bagaimana Platini menjadi 'Sang Raja'?

    Michel Platini tak diragukan lagi adalah salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa. Pengatur serangan, pemberi assist, pencetak gol: Platini adalah pemain komplet, mampu meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di dunia sepakbola antara akhir tahun 1970-an dan pertengahan 1980-an. Ia adalah pemain nomor 10 yang sempurna, mewujudkan esensi sejati dari nomor punggung tersebut baik dulu maupun sekarang.

Tahukah Anda