thumbnail Halo,

FIFA tidak memberikan sanksi, tapi akan terus mengawasi perkembangan yang terjadi di persepakbolaan Indonesia.


OLEH    DONNY AFRONI


Harapan agar Indonesia terbebas dari sanksi FIFA akhirnya terwujud setelah komite eksekutif (exco) induk organisasi sepakbola internasional itu menilai kongres luar biasa (KLB) pada 17 Maret 2013 berjalan dengan lancar.

Hal itu diungkapkan presiden FIFA Sepp Blatter yang didampingi sekjen Jerome Valcke dalam keterangannya kepada wartawan usai memimpin rapat exco di markas FIFA di Zurich, Swiss, beberapa saat lalu, dan dilansir laman resmi mereka.

“Eksekutif menyambut baik kenyataan PSSI telah menggelar kongres dengan sukses pada 17 Maret 2013 untuk mengimplementasikan tujuan yang telah ditetapkan FIFA,” demikian pernyataan FIFA.

“Selanjutnya, tidak ada tindakan lanjutan yang dibutuhkan untuk saat ini. Tapi situasi [di Indonesia] akan terus diawasi dengan ketat.”

Selain Indonesia, FIFA juga membahas permasalahan yang muncul di tubuh anggotanya. FIFA memberikan kesempatan kepada Antigua dan Barbuda dengan memperpanjang batas waktu menggelar pemilihan presiden baru hingga 15 Mei 2013.

FIFA juga memperpanjang mandat kepada komite normalisasi federasi sepakbola Gambia (GFA) hingga 30 Juni 2013.

Exco FIFA memberikan dukungan penuh kepada federasi sepakbola Guatemala (FNFG) mengenai keputusan disiplin terkait kasus pengaturan skor, yang telah ditentang oleh pengadilan setempat. FIFA akan terus memantau kasus ini demi memastikan sanksi FNFG ini dilaksanakan.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait