thumbnail Halo,

Persija hanya membawa dua pemain asing, yaitu Fabiano Beltrame dan Pedro Javier.


LIPUTAN  HENSYI FITRIANSYAH     DARI  PALEMBANG    
Dengan materi pemain seadanya, Persija Jakarta bisa menahan imbang Persita Tangerang 1-1 dalam pertandingan perdana Inter Island Cup (IIC) 2012, Jumat (7/12), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Hasil imbang ini disyukuri tim Persija Jakarta.

“Hasil imbang ini patut kita syukuri. Meskipun kita menghadapi tim promosi, namun dari segi materi tim, kami kalah dari Persita. Selama pertandingan, kami juga kalah dari segi penguasaan bola,” ujar pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan dalam konferensi pers usai pertandingan.

Dikatakan Iwan, mereka datang ke Palembang hanya membawa 18 pemain, dengan mayoritas pemain muda dan minim pengalaman. Selain itu, mereka juga hanya membawa dua pemain asing, yaitu Fabiano Beltrame dan Pedro Javier.

“Kami tidak membawa Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan dan Leo Saputra. Dengan pemain muda dan minim pengalaman, terlihat sekali para pemain gugup pada awal-awal babak pertama. Seringkali pemain kami salah passing bola dan bola berhasil direbut lawan,” kata Iwan.

Menurut Iwan, hari ini mereka lebih beruntung. Dengan bisa menyamakan kedudukan, saat tertinggal 1-0, merupakan perjuangan yang luar biasa dari anak asuhnya. Iwan berharap hasil imbang ini bisa menjadi motivasi bagi timnya untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Dengan menampilkan pemain muda dalam turnamen IIC ini, bisa memberikan jam terbang untuk pemain muda sebelum meghadapi kompetisi ISL. Setelah pertandingan ini ada PR bagi kami, yaitu meningkatkan rasa kepercayaan diri para pemain muda,” ujarnya.

Pelatih Persita Elly Idris, mengatakan hasil imbang yang diraih timnya merupakan hasil maksimal, apalagi mereka datang ke Palembang dengan persiapan minim. Hasil imbang dengan Persija menjadi motivasi bagi timnya menghadapi PSPS dan Sriwijaya FC.

“Tentunya kita ingin menang, pemain sudah berusaha menampilkan kemampuan terbaik, tapi itulah sepakbola, kita saling menyerang untuk meraih kemenangan dan hasilnya harus berakhir imbang, “ kata Elly.
 
Dikatakan Elly, dalam pertandingan para pemainnya sudah bermain maksimal, namun sayangnya mereka harus kecolongan pada menit akhir melalui servis bola mati.

"Tentunya kami kecewa harus kecolongan pada menit akhir. Gol ini disebabkan konsentrasi para pemain hilang menjelang pertandingan, namun itulah sepakbola ” ujar Elly.

Persita Tangerang unggul lebih dahulu pada menit ke-47 melalui gol Ade Chandra, sementara gol balasan Persija Jakarta dicetak Anindito Wahyu pada menit ke-86 melalui tendangan bebas. (gk-42)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait