thumbnail Halo,

Sugiyanto menyatakan, Pak Imam tetap berkomitmen pada Persijap.

Langkah persiapan Persijap Jepara menghadapi kompetisi Indonesia super League (ISL) sedikit terganjal dengan adanya pelimpahan kewenangan yang dilakukan ketua umum Imam Ghazali. Terkait dengan kesibukannya dalam bisnis yang tidak bisa ditinggalkannya, Imam kemudian melimpahkan kewenangannya kepada Eko Gunarto Putro.

Imam tak ingin Persijap terlantar karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Namun bukan berarti dia mengundurkan diri. Sekretaris tim, Sugiyanto, menegaskan, Imam sama sekali tidak mundur dari jabatannya.

"Pelimpahan kewenangannya yang kemudian diartikan Pak Imam mengundurkan diri. Padahal, beliau sama sekali tidak ingin mundur. Pak Imam tetap berkomitmen pada Persijap," jelas Sugiyanto kepada GOAL.com Indonesia.

"Yang jelas, Persijap sekarang berbeda dengan yang terdahulu. Persijap sepenuhnya profesional. Ada tiga pilar yang diharapkan tetap bersinergi, pengelola PT Persijap Jepara Indonesia, pengurus klub dan manajemen tim. Sinergi ini yang diharapkan dari Pak Imam," jelas Sugiyanto.

Komitmen Imam ditunjukkan dengan tetap mengucurkan dana bagi Persijap, terutama saat melakukan persiapan tim. Dirinya juga siap mengucurkan dana untuk mengontrak pemain. Namun, dia berharap mendapat laporan pertanggungjawaban dari manajemen selama persiapan tim.

"Pak Imam menunggu laporan pertanggungjawaban dari manajemen sebelum memberikan dana untuk kontrak pemain," katanya.

Permintaan itu langsung direspon oleh manajemen. Laporan pertanggungjawaban keuangan pun sudah diserahkan. Manajemen pun menunggu realisasinya sehingga pemain segera mendapatkan kontrak. (gk-51)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait