thumbnail Halo,

Seleksi di Persiba tetap berlaku untuk semua pemain.

Tak ada garansi bagi siapa pun pemain yang akan berkostum Persiba Balikpapan di musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/13. Itulah penegasan Hans Peter Schaller selaku kepala pelatih Persiba.

Saat dimintai keterangan terkait pemain asing yang tengah mengikuti seleksi di tim Persiba musim ini, seperti striker Sekou Camara (Mali), defender Omar Sanogo (Burkina Faso) dan Reza Ghanizadeh (Iran), Schaller menegaskan jika ketiganya harus tetap melalui seleksi hingga beberapa hari ke depan.

“Tak ada garansi buat semua pemain yang mau masuk Persiba, termasuk pemain asing. Mereka harus menunjukkan kualitas terbaiknya sesuai dengan posisi mereka,” tegas Schaller kepada GOAL.com Indonesia, Sabtu (3/11).

Mengenai Camara, penggawa timnas Mali yang musim lalu berkostum PSAP Sigli, menurut Schaller, masih terbilang biasa-biasa saja. Sebagai striker yang pernah berkompetisi di Indonesia, Camara, menurutnya, tentu masih kalah jauh jika dibandingkan dengan nama striker Persipura musim lalu Alberto “Beto” Gonzalves yang kini membela Arema ISL. Juga dinilai masih di bawah eks striker Persisam, Cristian Gonzales.

“Jika ukurannya produktivitas gol, Camara tidak ada apa-apanya dalam hal jumlah gol. Bagaimana mungkin dia [Camara] mau dibilang sebagai top skor jika golnya tidak lebih dari striker lokal kita [Eki Nurhakim]. Bandingkan dengan Beto yang memang top skor atau Gonzales yang juga top skor di beberapa musim sebelumnya,” terangnya.

Jadi lanjut Schaller, dirinya sudah tentu tak ingin memberi jaminan bagaimana ketajaman seorang Camara sebagai striker. Tapi demikian, pria Austria ini tetap harus menghormati dengan memberi kesempatan kepada Camara untuk ikut seleksi.

Demikian pula halnya dengan Omar Sanogo atau pun Reza. Meski keduanya punya catatan bagus di klub sebelumnya, tapi Schaller sebagai pelatih ingin melihat kemampuan keduanya saat ini.

“Seperti halnya Camara, kepada kedua defender yang ikut seleksi ini saya harus lihat mereka dalam beberapa hari lagi. Karena ketiga pemain ini baru saja datang, pastinya mereka belum bisa tampil maksimal, dan itu butuh waktu untuk saya pantau,” bilangnya.

Jika nantinya pemain asing seleksi ini tidak juga memiliki nilai plus  atau tidak beda jauh dengan pemain lokal yang ada, Schaller kembali menegaskan jika dirinya tidak takut Persiba musim ini didominasi pemain lokal.

“Ya, buat apa merekrut pemain asing dengan harga lebih mahal jika kualitasnya tidak beda jauh dengan pemain lokal. Lebih baik Persiba mendatangkan pemain lokal yang berkualitas. Dari segi harga tentunya lebih murah, dan itu berlaku baik untuk striker maupun defender,” bilang dia.

Ditanya apakah dirinya butuh dua defender asing untuk Persiba musim ini? Eks arsitek timnas Laos ini membenarkannya.

“Tapi bukan keduanya defender asing, jika ada defender asing sama dengan  lokal, lebih baik lokal yang kita rekrut,” imbuh Schaller.

Meski Persiba masih menyeleksi defender, Schaller secara tidak langsung mengungkapkan jika untuk sementara posisi defender sudah sedikit terpenuhi dengan keberadaan Precious Emuejeraye. Schaller sempat menyebut jika sejauh ini Persiba telah memiliki empat pemain belakang diantaranya yang disebut Schaller adalah Precious, Absor Fauzi, dan Maulana. (gk-24)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait