thumbnail Halo,

Suharno mengakui skuat Gresik United sangat memerlukan pemain baru untuk menempati posisi tengah maupun belakang.

Usai Supandi dan Park Chul Hyung, Gresik United kembali kedatangan dua pemain baru. Dua sosok tersebut adalah Mahadirga Lasut, mantan pemain Sriwijaya FC, dan mantan stopper PSMS Medan yang berlaga di pentas Indonesia Super League (ISL) asal Serbia, Sasa Zecevic. Mereka bakal diplot mengisi posisi utama di lini tengah dan jantung pertahanan tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut.

"Sosok pemain seperti Sasa Zecevic dan Dirga Lasut sangat penting di tim ini [Gresik United]. Sebab, musim lalu, lini tengah maupun belakang menjadi titik lemah, dan ini yang ingin saya benahi lebih dulu," ungkap pelatih kepala Gresik United Suharno kepada GOAL.com Indonesia.

Menurut mantan pelatih Arema ISL musim lalu tersebut, saat ini skuat Gresik United memang sangat memerlukan pemain baru untuk menempati posisi tengah maupun belakang. Untuk itu, dengan hadirnya Park Chul Hyung, Sasa Zecevic dan Dirga Lasut diharapkan dapat menjadi kartu truf dalam membentuk kekuatan pada lini pertahanan.

"Gresik butuh pemain kuat di tengah dan itu ada pada diri Dirga Lasut dan Agus Indra Kurniawan. Sedangkan lini belakang sudah ada duet Park Chul Hyung dan Sasa Zecevic, yang saya yakin bakal solid," tandasnya.

Dirga Lasut sendiri mengaku siap diduetkan dengan Agus Indra Kurniawan alias Si Jepang. Pemain asal Minahasa ini siap memberikan permainan terbaiknya, bagi klub kebanggaan Ultrasmania (sebutan bagi supporter setia Gresik United) di ISL musim 2012/13.

"Saya datang ke Gresik karena ditawari manajemen. Apalagi, suasana di tim ini sangat kekeluargaan," ujar Dirga Lasut.

Sementara Sasa Zecevic masuk lapangan di Stadion Petrokimia dalam menjalani sesi latihan perdananya, mengenakan kostum bernomor punggung sepuluh. Puluhan Ultrasmania yang berada di tribun stadion, langsung terlihat memberikan tepuk tangan.

“Saya pernah dilatih Suharno saat membela Persiwa. Dia pelatih bagus, disiplin, tetapi baik dengan pemain,” kata Sasa.

Pada lain persoalan, manajemen Gresik United mengkalim telah menyelesaikan down payment (DP) alias uang muka kontrak pemain sebesar 25 persen. Penyelesaian 25 persen uang muka kontrak pemain disampaikan langsung oleh general manager PT Persegres Gresik United Joko Samudro, Sambari Halim Radianto.

"Soal DP 25 persen, saya tidak mau bertele-tele terlalu lama. Sebab, hal itu telah menjadi kesepakatan manajemen dengan pemain," papar Sambari.

Sambari menjelaskan, dengan telah diberikannya DP kepada para pemain, ia berharap para pemain akan lebih giat lagi dalam berlatih dan menunjukkan seluruh kemampuannya kala membela Gresik United di pentas ISL musim depan. Pasalnya, jika pemain bersemangat tentunya akan melecut manajemen untuk terus mencari dana tambahan pasca tidak diperbolehkannnya penggunaan APBD untuk sepakbola profesional.

"Berdasarkan laporan yang sudah masuk kepada saya, pemain yang telah diberi DP ada sekitar 21 pemain, termasuk di antaranya empat pemain asing," tuturnya.

Sementara itu, manajer Gresik United Thoriq Majiddanor membenarkan bahwa manajemen telah memberikan DP 25 persen uang kontrak kepada para pemain. Harapannya, setelah DP ini pemain yang telah meneken kesepakatan tidak seenaknya berpindah ke klub lain. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait