thumbnail Halo,

Nico Malau mengaku sudah menandatangani surat kesepakatan prakontrak dan menerima uang tanda jadi.

Perahu masa depan Yoseph Ostanika Malau, eks striker PSMS ISL, akhirnya berlabuh ke Semen Padang. Pemain berusia 21 tahun ini menjatuhkan pilihan ke Semen Padang untuk melanjutkan karirnya musim depan, setelah tidak adanya kepastian dari manajemen PSMS untuk mempertahankan dan melunasi gajinya sebanyak enam setengah bulan.

Pencetak lima gol bersama PSMS musim 2011/12 ini mengaku sudah menandatangani surat kesepakatan prakontrak dan menerima uang tanda jadi berkostum tim Kabau Sirah, julukan Semen Padang. Pemain yang akrab disapa Nico Malau mengatakan, pilihannya jatuh ke Semen Padang, lantaran domisili klub tidak jauh dari tempat tinggalnya, di Medan.

"Saya sebenarnya sudah deal dengan Semen Padang sejak dua minggu lalu. Tapi, saya masih menerima uang tanda jadi dan tanda tangan prakontrak. Saya ke Semen Padang lantaran keluarga juga. Kan enggak jauh dari rumah, sekaligus mau cari pengalaman baru," ujarnya saat dihubungi GOAL.com Indonesia dari Medan.

Nico menambahkan, kontrak resmi akan diterimanya sekitar dua bulan mendatang. "Ya kalau untuk tanda tangan kontraknya nanti dua bulan sebelum liga baru dimulai katanya. Semen Padang akan melakukan pembentukan dan latihan tim pada 1 September," ungkapnya.

Sayangnya, Nico belum bisa gabung dengan tim barunya, karena masih bergabung di timnas untuk SCTV Cup. Nico Malau memang dipanggil seleksi sejak pekan lalu.

"Karena masih di timnas, saya nyusul ke Padang. Di timnas baru akan main 9 September, siap dari sini [Jakarta] saya akan langsung ke Padang," bebernya.

Nico sendiri memastikan siap bersaing , jika nanti resmi berkostum Semen Padang. Layaknya saat di PSMS, Nico tetap sabar meski selalu pilihan kedua pelatih di lini depan. Nico baru merasakan enaknya jadi starter, setelah dua striker PSMS Choi Dong Soo dan Arie Supriatna hengkang.

"Semua indah pada waktunya. Bagi saya, apa kesempatan dan waktu yang ada, itu semua dijalani saja dengan baik," tuturnya.

Disinggung soal haknya yang belum dibayarkan, Nico memastikan masih tetap berharap manajemen PSMS melunasi. "Ya saya masih berharap, mereka [manajemen] harus melunasi itu," tukasnya.

Sementara itu, Herna Jacqueline Christnatasha Pardede menambahkan, agen Nico, negosiasi Nico dengan klub-klub lain hingga ke Semen Padang cukup lama. Apalagi, selain Semen Padang ada beberapa klub lain yang juga tertarik.

"Kemarin itu ada Mitra Kukar, Persisam, Persija, dan klub-klub Korea juga incar dia. Di Korea, Jeju United dan Chungnam minta dia seleksi di sana. Nico memilih sesuai kenyamanan dia. Dia mau fokus di klub profesional dan bisa tampil di Liga Champions Asia," tukasnya.

Herna memastikan dalam proses negosiasi pemain dengan klub, sejatinya pemain adalah agen terbaik buat diri pemain tersebut.

"Dalam proses Nico, tiba-tiba banyak kali  klub yang naksir Nico. Dia itu macam berlian dalam pasir. Dirinya sendiri adalah agen terbaik. Pada dasarnya, untuk pesepakbola, mereka adalah agen terbaik untk menjual dirinya sendiri, karena apabila mereka bagus baik itu kelakuan dan performa, semua klub mengincar, meskipun di klub sebelumnya tidak diperlakukan spesial. Kami sebagai agen hanyalah mengurusi masalah administrasinya," bebernya.

Bersama Semen Padang, lanjutnya, Nico akan bersama selama satu musim.

"Soal nilai kontrak ya rahasia. Tapi naiklah harganya dibanding di PSMS," tegasnya. Soal hak pemainnya di PSMS, Herna memastikan akan mengambil jalur hukum.

"Tetap dituntut haknya. Ini sudah mau gugatan," pungkas Herna. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait