thumbnail Halo,

Menurut rencana, Suharno akan mulai mengemban tugasnya pada pekan depan, Senin (3/9).

Usai berpamitan dengan manajemen Arema yang berkompetisi di kasta Indonesia Super League (ISL), Suharno rupanya berlabuh ke Gresik United. Sayang meski sudah deal, Suharno masih belum bisa memimpin seleksi perdana pemain Gresik United di Stadion Petrokimia, Senin (27/8).

“Memang kami sudah sepakat dengan Bang Harno (Suharno, red), tapi untuk saat ini ia belum bisa gabung dengan tim, karena masih menikmati libur lebaran dan mudik. Jadi, kami harus menghormatinya,” ujar manajer Gresik United Thoriq Majiddanor kepada Goal.com Indonesia.

Menurut rencana, Suharno akan mulai mengemban tugasnya pada pekan depan, Senin (3/9). “Rencananya, memang mulai pekan depan. Sementara untuk evaluasi seleksi pemain saat ini, dilaksanakan oleh dua asisten pelatih dan juga pelatih kiper,” lanjutnya.

Dalam seleksi perdana pemain Gresik United, terlihat dua mantan punggawa Petrokimia Gresik, Suwandi HS dan Khusairi. Dua sosok inilah yang diplot akan membantu kinerja Suharno, dalam membesut tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut musim 2012/13. Sementara pelatih kiper masih dipercayakan pada figur musim lalu, yakni Agus Jamal.

“Untuk asisten pelatih tersebut, pelatih sendiri yang memilih. Mereka dipilih, setelah kami menyodorkan banyak pilihan sebelumnya. Kebetulan dua mantan pemain tersebut, berdomisili di Gresik,” jelas Jidan sapaan akrab dari Thoriq Majiddanor.

Sementara itu,  Suharno mengatakan jika hari ini dirinya belum bisa memimpin seleksi pemain. Alasannya, masih ada hal-hal yang harus diselesaikan terlebih dahulu, antara dirinya dengan manajemen Gresik United.

“Masalah kontrak yang penting pas buat saya. Saya belum bisa memimpin seleksi hari, saat ini masih ditangani oleh asisten. Kenapa saya tidak langsung memimpin seleksi, tanyakan saja pada manajemen,” kata Suharno.

Ia berharap, di tim barunya nanti ia bisa berbuat banyak dan membawa tim yang nyaris terdegradasi musim lalu ini menjadi tim yang disegani oleh lawan. Sementara ketika disinggung alasan hengkang dari Arema, Suharno mengaku hanya ingin mendapat suasana baru di lain tim.

“Dengan Arema tidak ada masalah, karena memang saya hanya dikontrak sepuluh pertandingan saja. Saya keluar bukan masalah nilai kontrak. Saya masuk tidak ada masalah, keluar juga tidak ada masalah,” bebernya.

Sayang, baik Suharno maupun manajemen Gresik United enggan membeberkan nominal jalinan kontrak mereka. “Rasanya kok tidak etis ya bila menyebut nominal. Yang pasti, sudah pas dan cocok lah,” pungkasnya.

Gresik United sendiri membidik finish di papan atas kompetisi ISL musim 2012/13. Mereka tidak ingin, kejadian musim lalu yang nyaris terdegradasi dan harus melalui laga play off terulang kembali. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait