thumbnail Halo,

Sriwijaya FC memutuskan merekrut Abdul Rahman setelah mendapat rekomendasi dari tim pelatih.

Negosiasi yang dilakukan Sriwijaya FC dengan pemain belakang timnas Indonesia yang sebelumnya memperkuat Semen Padang, yaitu Abdul Rahman, berjalan lancar. Manajemen Sriwijaya FC mengklaim telah terjadi kesepakatan harga dan sudah deal dengan Abdul Rahman.
 
Kepastian deal-nya negosiasi antara Sriwijaya FC dan Abdul Rahman diungkapkan direktur teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin, Jumat (17/8) sore. Setelah melalui proses negosiasi yang panjang akhirnya kedua pihak sepakat melakukan kerjasama.
 
“Kemarin, kepastiannya baru 75 persen, tapi Jumat sore akhirnya kami sudah mencapai kesepakatan. Setelah terjalin kesepakatan, kami akan laporkan ini kepada pak Dodi selaku presiden klub Sriwijaya FC untuk disetujui sebagai pemain Sriwijaya FC musim depan,” kata Hendri kepada GOAL.com Indonesia.
 
Dikatakan Hendri, Sriwijaya FC memutuskan merekrut Abdul Rahman setelah mendapat rekomendasi dari tim pelatih. Setelah itu, manajemen Sriwijaya FC melakukan negosiasi harga, dan jika terjadi kesepakatan, maka tinggal menyelesaikan proses administrasi mulai dari memberi tanda jadi sampai ke penandatanganan kontrak.  Sriwijaya FC merekrut Abdul Rahman untuk menggantikan posisi Nova Arianto yang menjadi salah satu dari enam pemain yang dilepas tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini.
 
Sementara itu, untuk posisi yang ditinggalkan Jamie Coyne, kemungkinan besar akan ditempati kembali oleh Achmad Jufrianto. Sebelum Jamie Coyne bergabung dengan Sriwijaya FC, Achmad Jufrianto menjadi andalan sebagai bek tengah. Namun, seiring masuknya Jamie Coyne, perlahan namun pasti, peran vital Jufrianto di lini belakang  tergantikan oleh Jamie.
 
Jufrianto kerap kali hanya menjadi ban serep Jamie Coyne yang makin hari ke hari memberikan penampilan gemilang untuk Sriwijaya FC. Semakin padunya Jamie Coyne dan Thiery Gatuesi membuat Jufrianto makin tersingkirkan.

Tidak ingin melihat Jufri menganggur di posisinya, lantas pelatih kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi menarik Jufrianto lebih ke depan sebagai gelandang bertahan. Posisi baru Jufrianto ini terus dilakoninya hingga kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/12 berakhir.

Namun, untuk musim 2012/13, Sriwijaya FC memutuskan untuk melepas Jamie Coyne. Dengan hilangnya Jamie Coyne, praktis bek tengah menjadi hilang, apalagi Nova Arianto juga dilepas oleh Sriwijaya FC. Kini tinggal Jufrianto yang bisa diandalkan untuk mengisi posisi bek tengah.

Hendri mengatakan, dilepasnya Jamie Coyne sudah diantisipasi Sriwijaya FC dengan membidik pemain timnas Indonesia yang sebelumnya memperkuat Semen Padang, yaitu Abdul Rahman.

“Selain itu kita masih memiliki Achmad Jufrianto yang bisa kembali difungsikan di posisinya semula sebagai bek tengah. Sebelum Jamie masuk, Jufrianto tampil baik sebagai bek tengah, karena itu, Jufrianto bisa kembali menempati posisi bek tengah. Tapi semua itu tergantung pelatih yang lebih mengetahui kebutuhan tim,” kata Hendri. (gk-42)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait