thumbnail Halo,

Benny Dolo sendiri tampaknya tidak mau terburu-buru untuk menerima tawaran

Upaya mengentas diri dalam kubangan Divisi Utama PT Liga Indonesia, terus dilakukan oleh jajaran pengurus Persebaya. Karena itu, Persebaya Divisi Utama (DU) terus mendekati Benny Dolo, yang diproyeksikan menjadi pelatih kepala pada musim depan.

Bendol-sapaan akrab dari Benny Dolo sendiri tampaknya tidak mau terburu-buru untuk menerima tawaran itu, sebab format kompetisi musim depan saja masih belum jelas. Jika masih belum ada titik terang mengenai format kompetisi, tentu akan menyulitkan dirinya dalam mengatur strategi untuk menyusun materi pemain.

Sedangkan target yang dibebankan kepadanya terbilang cukup berat, yakni promosi ke ajang ISL. Pelatih yang membawa Mitra Kukar promosi ke kompetisi ISL musim 2011/12 ini, kemungkinan besar akan merapat ke Surabaya jika kompetisi musim depan sudah jelas.

“Ini menyangkut semuanya, baik target dan materi pemain. Jadi lebih baik saya tunggu kejelasan kompetisi dulu. Saya menunggu pembicaraan lebih lanjut dengan Persebaya,” ujar Bendol saat dikonfirmasi GOAL.com Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian selaku pengelola Persebaya DU Diar Kusuma Putra, beberapa hari lalu mengklaim bahwa pihaknya telah mengangkat Bendol menjadi pelatih. Tapi klaim dari manajemen itu dimentahkan langsung oleh pelatih asal Manado itu.

“Saat ini kami masih menjalani komunikasi secara intensif, tapi sekali lagi belum ada kata sepakat,” tambah Bendol.

Kehadiran Bendol di Persebaya nantinya sangat diharapkan untuk mendongkrak prestasi tim berjuluk Bajul Ijo tersebut, untuk promosi ke ISL musim berikutnya. Sebab pada musim 2011/12 kemarin, langkah skuad Persebaya yang masih ditangani oleh Freddy Muli hanya bertahan sampai dengan babak delapan besar.

Persebaya sendiri sempat menunjukkan, bahwa mereka adalah tim besar saat awal kompetisi. Namun di tengah perjalanan hingga menjelang akhir kompetisi, perahu yang ditunggangi Cucu Hidayat dkk goyang. Saat putaran pertama usai, Persebaya DU memecat Subangkit dan menggantinya dengan Freddy Muli.

Namun itu juga tak berlangsung lama, sebab nasib Freddy juga sama dengan Subangkit, usai Persebaya digebuk Barito Putra (yang akhirnya tampil sebagai juara Divisi Utama musim 2011/2012) dengan skor 1-5 di babak delapan besar. Nahkoda selanjutnya dipasrahkan kepada Yusuf Ekodono, yang hanya mencicipi dua kali pertandingan. (gk-43)

Terkait