thumbnail Halo,

Ali Barkah, Aris Alfiansyah, I Gede Sukadana, Inkyun Oh dan Park Chul Hyung absen karena menjalani hukuman.

Menjelang berhadapan dengan pemuncak klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Jakabaring, Rabu (20/6), kondisi Persela Lamongan malah compang-camping. Hal itu dikarenakan Persela takkan bisa menurunkan skuad terbaiknya, kala kedua tim ini bertemu.

Kelima pemain yang absen adalah Ali Barkah, Aris Alfiansyah, I Gede Sukadana, Inkyun Oh dan Park Chul Hyung. Mereka harus menepi, lantaran menjalani hukuman dari PT Liga Indonesia buntut dari kericuhan saat meladeni PSMS Medan di Stadion Teladan.

"Melawan Sriwijaya FC, Persela hanya membawa 19 pemain karena ada lima orang yang dilarang tampil oleh Komisi Disiplin (Komdis) menyusul adu jotos pada pertandingan melawan PSMS Medan, 20 Mei lalu," ungkap asisten pelatih Persela Lamongan Syamsul Hadi, kepada GOAL.com Indonesia.

Menurutnya, sejumlah pemain adalan itu mulai menjalani hukuman pada laga melawan tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut, mengingat keputusan banding baru diputuskan pada Jumat (8/6). Meski dalam kondisi tak sempurna, namun Syamsul optimitis tim asuhannya akan memberikan perlawanan pada laga nanti.

"Pemain pelapis bisa diandalkan, sehingga kami opitimistis mampu mengimbangi Sriwijaya FC. Biasa saja melawan tim besar atau kecil, tidak ada motivasi berbeda meski kami tahu saat ini Sriwijaya FC tinggal memastikan gelar juara. Tapi kami takkan melepasnya begitu saja, kami tetap akan memberikan perlawanan," lanjutnya.

Dengan efektifnya sanksi tersebut, maka lini depan Persela terancam keropos pada laga melawan SFC. Sebab selain Inkyun Oh dan Aris Alfiansyah, Gery Setya yang juga berposisi sebagai penyerang saat ini juga terancam tak bisa dimainkan akibat sedang dirundung cedera, pasca latihan beberapa hari lalu.

“Kondisi tim memang sedang apes. Namun, hal ini tidak akan menyurutkan motivasi pemain untuk mencuri poin di kandang Sriwijaya FC. Memang mau atau tidak, Mario Costas akan menjadi striker tunggal. Namun hal ini bukan berarti kami akan memilih main aman. Kami tetap akan bermain ofensif dan berusaha mencuri gol lebih dulu,” tandas manajer Persela Debby Kurniawan.

Dihubungi secara terpisah, asisten pelatih Persela Lamongan yang lain, Didik Ludiyanto, tak mengelak jika saat ini kondisi timnya sedang compang-camping. Namun, ia menyatakan pelatih Janu sudah mengantisipasi hal ini dengan malakukan utak atik strategi saat latihan terakhir jelang lawan SFC.

“Kami percaya dengan strategi yang akan diramu coach (Miroslav) Janu. Ia tahu benar harus bagaimana dalam kondisi seperti ini,” ujar Didik. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait