thumbnail Halo,

Djohar Arifin Husin akan mengadakan rapat komisi eksekutif untuk menentukan nama-nama anggota komisi gabungan Jumat (15/6) esok.

Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husin akan mengadakan rapat komisi eksekutif melalui hubungan telepon, Kamis (14/6) petang ini, untuk menentukan nama-nama yang akan dijadikan wakil di komisi gabungan (join committee).

Komisi gabungan merupakan salah satu butir dalam kesepakatan PSSI Djohar dengan PSSI hasil KLB Ancol. Kedua kubu asosiasi itu menandatangani nota kesepahaman di markas AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk mengatasi permasalahan dualisme yang terjadi di sepakbola tanah air. PSSI Ancol telah lebih dahulu memastikan empat nama wakil mereka, yaitu Joko Driyono, Hinca Panjaitan, Togar Manahan Nero, dan Jamal Aziz.

"Soal komisi gabungan, besok [Jumat] sudah ada nama-nama dari PSSI," ujarnya kepada wartawan usai undian putaran Final Nasional Aqua-Danone Nations Cup 2012 di Jakarta, Kamis sore.

"Siapa yang masuk komisi gabungan, sama saja. Komisi gabungan tidak punya wewenang memutuskan, melainkan hanya merekomendasikan apa yang terbaik soal perubahan konsep statuta, masalah cara memulihkan status empat anggota komeks, serta kompetisi."

AFC masih menunggu daftar calon anggota komisi gabungan dari PSSI dan KPSI hingga Jumat esok. Komisi gabungan kemudian akan bekerja merumuskan rekomendasi tiga aspek yang telah digariskan di dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pekan lalu. Hasil rekomendasi komisi gabungan akan dilaporkan untuk kemudian diputuskan oleh satuan tugas AFC.

"Terpenting saat ini adalah Indonesia bebas dari sanksi hukum FIFA, Indonesia selamat. Sekarang tinggal bagaimana membangun sepakbola Indonesia bersama-sama," pungkas Djohar.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait