thumbnail Halo,

Daniel Carl Zelleny absen saat Gresik United menjamu Sriwijaya FC.

Untuk kesekian kali Gresik United tak akan diperkuat stopper asing Daniel Carl Zelleny. Pemain asal Australia ini dikabarkan sakit dan memutuskan kembali ke negara asalnya. Dengan begitu, ia akan absen saat Gresik United menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Petrokimia, Minggu (10/6).

"Lini belakang menjadi perhatian khusus, jelang lawan Sriwijaya FC. Zelleny kembali absen dan tidak bisa memperkuat Gresik. Ia harus kembali ke negara asalnya, Australia, akibat sakit," ungkap pelatih Gresik United Djoko Susilo kepada GOAL.com Indonesia.

Ia mengatakan, sakit yang diderita Zelleny tersebut akibat perbedaan cuaca, setelah timnya melakukan pemusatan latihan di Kota Batu. Djoko Susilo juga menolak, bila "kaburnya" sang pemain dikarenakan masalah finansial.

"Yang saya dengar waktu di Gresik, ia sudah merasakan sulit beradaptasi dengan cuaca. Dan waktu kami mengadakan latihan di Kota Batu yang cuacanya dingin, ia baru merasakan benar sakitnya," jelasnya.

Zelleny sendiri sudah tidak memperkuat Gresik United sejak tur Kalimantan Timur beberapa waktu lalu, ketika itu tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini dilumat habis Mitra Kukar dan Persisam Samarinda. Dalam tur tersebut, Gresik United kalah 4-1 dari tuan rumah Mitra Kukar dan 4-0 dari Persisam.

"Lawan Sriwijaya FC, hal itu tidak boleh terulang lagi. Kendati tim asal Palembang ini memiliki dua bomber maut yang ada dalam diri Keith Kayamba Gumbs dan Hilton Moirera," sambung mantan arsitek Persela Lamongan dan Persiwa Wamena itu.

Kepergian Zelleny patut dipertanyakan. Pasalnya, pemain asal Australia itu pernah memperkuat klub Bogant FC yang berkompetisi di Liga India. Di mana cuaca di India tentunya tak jauh beda dengan Indonesia. Absennya pemain Ausie ini membuat Djoko Susilo berpikir keras dalam menentukan penggantinya.

"Rotasi di posisi stopper terpaksa kami lakukan, bisa jadi dengan memasukkan Ade Suhendra sebagai starter pada laga nanti. Selain itu, ada alternatif lainnya seperti Rudianto maupun M.Khusen," tandasnya.

Lebih jauh, Djoko Susilo pun mengharapkan agar pemain belakangnya tidak terpancing untuk meninggalkan posnya, terutama di waktu-waktu krusial dalam pertandingan. Di mana, hal itu bisa menjadi bumerang saat tim lawan melakukan serangan balik cepat.

"Saya meminta pemain belakang seperti Ade Suhendra dan Lan Bastian, agar tetap konsisten di areanya. Mereka tidak perlu maju ke depan hanya untuk membantu menyerang, sebab hal itu bisa berbahaya bila tim lawan melakukan serangan balik," tegasnya.

Menurut Djoko Susilo, menghadapi Sriwijaya FC memang dibutuhkan ketenangan, konsentrasi dan kesabaran.

"Target kami tentunya menang. Apalagi posisi Gresik saat ini masih berada di zona papan bawah dan membutuhkan tambahan poin," pungkasnya. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait