thumbnail Halo,

Ramadhan Pohan juga mengkhawatirkan kondisi fisik pemain timnas Indonesia.

Manajer Tim nasional Indonesia Ramadhan Pohan mewaspadai kekuatan fisik timnas Kurdistan yang akan menjadi lawan berikutnya dalam turnamen Al-Nakbah, Palestina besok (19/05).

Menurut politisi Demokrat tersebut, Kurdistan memiliki skuat yang lebih tangguh daripada timnas Mauritania, yang berhasil dikalahkan oleh Indonesia dengan skor 2-0 kemarin (17/05).

"Fisik mereka (Kurdistan) lebih kuat. Kendali serangan mereka juga lebih teratur. Tapi kita harus semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik," ujarnya.

Selain, mewaspadai kekuatan Kurdistan, yang belum menjadi anggota FIFA, Ramadhan Pohan juga mengkhawatirkan kondisi fisik pemain timnas Indonesia yang hanya memiliki waktu satu hari untuk recovery usai menjalani pertandingan.

"Semoga Hamdi Ramdan, Wahyu Wijiasnanto, Irfan Bachdim dan kawan-kawan cepat recovery, karena kebugaran adalah salah satu kunci," ujarnya.

Sementara itu, mengenai taktik, ia menilai akan ada perubahan mengingat pada pertandingan menghadapi Mauritania performa timnas masih belum terlalu maksimal meskipun meraih kemenangan. "Jajaran pelatih akan melakukan evaluasi dulu. Coach Nil (Maizar) itu piawai dalam taktik dan sentuhan. Kemungkinan akan terjadi perubahan formasi pada pertandingan kedua nanti. Kita lihat saja nanti," ujarnya.



Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait