Fleetwood Town menciptakan malam yang tak terlupakan dengan menyingkirkan juara Liga Primer Inggris, Arsenal, dari Carabao Cup lewat kemenangan mengejutkan dalam adu penalti. Namun, pencapaian bersejarah klub League Two itu sempat tertutupi oleh salah ucap penuh umpatan yang mengundang tawa saat perayaan selepas pertandingan.
Manajer Fleetwood Town, Matt Lawlor, sulit menahan emosinya setelah timnya yang berlaga di League Two menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Carabao dengan menyingkirkan Arsenal. Pelatih kelahiran Poulton-le-Fylde itu menyaksikan timnya meraih kemenangan dramatis lewat adu penalti atas juara bertahan Liga Primer Inggris di Highbury.
Bek Fleetwood Town, Conor Haughey, secara mengejutkan mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak berlatih penalti sebelum mencetak gol lewat tendangan penentu yang menyingkirkan Arsenal dari Carabao Cup. Pemain berusia 19 tahun itu menunjukkan ketenangan luar biasa di Highbury untuk memastikan salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Bek Fleetwood Town Jake Batty memuji ketangguhan rekan-rekan setimnya setelah tim nonunggulan dari kasta keempat itu menciptakan kejutan besar di Carabao Cup dengan menyingkirkan juara Premier League Arsenal lewat adu penalti. Meski berada 84 tingkat di bawah anak asuh Mikel Arteta dalam piramida sepakbola, tuan rumah bertahan hingga laga berakhir 1-1 sebelum menang 5-3 dalam adu penalti.
Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan kemarahannya setelah kiprah Arsenal di Piala Carabao berakhir dengan kekalahan mengejutkan dari tim kecil League Two, Fleetwood Town, pada putaran keempat. Pelatih Arsenal itu terlihat memarahi pemain muda potensial Max Dowman dengan penuh emosi di tepi lapangan setelah tindakan ceroboh sang pemain membuat klub raksasa London Utara itu kekurangan pemain dalam laga yang berjalan buruk di Highbury Stadium.