Konfederasi Sepak Bola Asia telah merinci rencana untuk turnamen Nations League dua tahunan yang baru mulai 2030. Kompetisi tiga level yang diusulkan itu bertujuan menggantikan laga persahabatan yang tidak kompetitif sekaligus terintegrasi langsung dengan kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menerima dorongan besar setelah kabar bahwa FIFA secara resmi meloloskan dua pemain kunci untuk mewakili tim nasional. Striker tajam Johor Darul Ta'zim (JDT), Bergson da Silva, dan bek Brad Tapp kini tersedia untuk dipilih saat Malaysia bersiap menghadapi ASEAN Cup mendatang.
Gelombang talenta dari liga-liga top Eropa bisa tampil di turnamen regional baru yang diluncurkan FIFA dan akan berlangsung antara 24 September hingga 5 Oktober. Dengan 14 negara akan bersaing di dua divisi, Presiden FIFA Gianni Infantino memuji inisiatif itu karena memberikan peluang internasional yang berarti.
Suasana di kubu tim nasional Malaysia kini diselimuti ketegangan jelang laga krusial melawan Vietnam. Di tengah bayang-bayang sanksi FIFA dan skandal dokumen yang melibatkan tujuh pemain keturunan, skuad Harimau Malaya memilih melakukan boikot media. Keputusan ini memicu amarah legenda sepakbola Jamal Nasir, yang menganggap tindakan manajemen tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap dukungan tanpa henti dari para penggemar setia.
Pelaksana tugas (Plt) presiden FAM Datuk Mohd Yusoff Mahadi keputusan akan segera diambil tanpa menunggu putusan CAS mengenai banding Malaysia terhadap sanksi FIFA.