Fleksibilitas taktik Paris Saint-Germain mendapat ujian terberat di Alsace saat mereka meraih kemenangan dramatis 3-1 atas Strasbourg setelah tertinggal lebih dulu. Babak pertama diwarnai tekanan intensitas tinggi dari tuan rumah, yang membuahkan hasil pada menit ke-17 ketika Giovanni Reyna mencetak gol setelah rangkaian serangan yang tersusun rapi dan melibatkan Gessime Yassine. Meski mendominasi penguasaan bola, tim tamu kurang mampu mengalirkan bola secara vertikal untuk membongkar pertahanan rapat Strasbourg, sehingga memasuki jeda dengan pekerjaan besar yang masih menanti.