Hasil Pertandingan: Persela Lamongan 1–1 Persib Bandung
PT LIB
Tendangan penalti N'Douassel berhasil membuat Persib memaksa Persela membagi poin.

Persela Lamongan gagal memetik hasil manis di laga kandang terakhir setelah harus puas bermain imbang 1-1 melawan Persib Bandung di Stadion Surajaya, Sabtu (1/12) sore WIB, pada laga pekan ke-33 Liga 1 2018.

Tambahan satu angka ini memastikan Persela aman dari ancaman degradasi, karena mereka kini mengumpulkan nilai 43. Sedangkan Persib tetap kukuh di peringkat ketiga dengan 51 poin.

Babak pertama

Pertandingan antara Persela dan Persib berlangsung menarik, karena kedua tim memperlihatkan permainan terbuka. Persela yang tak ingin kehilangan muka mengambil inisiatif menyerang lebih dulu.

Ancaman diberikan Persela pada menit ke-11, tapi tendangan bebas Diego Assis dapat diamankan kiper M Natshir Fadhil. Selang dua menit kemudian, penjaga gawang Persib ini mementahkan peluang Dendy Sulistyawan. Selepas laga berjalan 15 menit, Persib mulai mengimbangi permainan Persela.

Persela nyaris membuka keunggulan pada menit ke-27. Menerima umpan Fahmi Al Ayyubi, Assis melepaskan tendangan gunting, namun sepakannya menghajar mistar gawang.

Publik di Stadion Surajaya akhirnya bergemuruh setelah Persela berhasil membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Wallace Costa pada menit ke-34. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran Tony Sucipto kepada Fahmi.

Persib berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Hanya saja, pertahanan Persela tampil disiplin, sehingga membuat Persib menemui jalan buntu. Babak pertama akhirnya ditutup dengan skor 1-0.

Babak kedua

Pertarungan antara Persela dan Persib tetap berjalan menarik di babak kedua. Persib yang tertinggal satu gol mencoba menggebrak pertahanan tuan rumah supaya bisa menyamakan kedudukan.

Persib akhirnya sukses mengubah papan skor pada menit ke-56 melalui tendangan penalti Ezechiel N'Douassel. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran Eky Taufik terhadap Jonathan Bauman.

Hasil imbang ini membuat laga makin berjalan menarik. Persela dan Persib saling melakukan tekanan untuk mengungguli lawannya masing-masing. Persela mendapatkan peluang melalui Fahmi dan Assis, tapi tidak membuahkan hasil.

Persela mencoba memanfaatkan set-piece guna menjebol gawang Persib. Pada menit ke-75, tendangan bebas melengkung Saddil masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Persib.

Di waktu tersisa, Persela dan Persib tetap mempertahankan permainan agresif agar bisa mengungguli lawannya masing-masing. Kendati demikian, skor 1-1 tetap bertahan hingga laga berakhir.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Persela: Dwi Kuswanto; Arif Satria, Wallace Costa, Eky Taufik, Samsul Arifin, Syahroni, Diego Assis, Ahmad Basith, Fahmi Al Ayyubi, Saddil Ramdani, Dendy Sulistyawan.
Cadangan: M Ridwan; Moch Zaenuri, M Agung Pribadi, Muhammad Guntur Triaji, Sendy Pratama, Sugeng Efendi, Ahmad Birrul Walidain.

Pelatih: Aji Santoso

Persib: M Natshir Fadhil; Tony Sucipto, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Ardi Idrus, Oh Inkyun, Kim Jeffrey Kurniawan, Atep, Ghozali Siregar, Ezechiel N'Douassel, Jonatan Bauman.
Cadangan: Aqil Savik; Henhen Herdiana, Indra Mustafa, Eka Ramdani, Febri Hariyadi, Agung Mulyadi, Patrich Wanggai.

Pelatih: Mario Gomez

 

View this post on Instagram

Pekan Depan Nasib Hidayat Diputuskan PSSI PSSI sedang mendalami kasus yang menimpa anggota komite eksekutif (Exco) PSSI Hidayat. Hal ini setelah ia disebut-sebut Manajer Madura FC, Januar Herwanto sebagai orang yang meminta timnya mengalah dari PSS Sleman sebelum laga 8 besar Liga 2 2018. Sekjen PSSI Ratu Tisha, menyatakan pekan depan bakal ada keputusan terkait Hidayat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada orang lain yang juga terjerat pengaturan skor tersebut. "Posisinya saat ini sedang berjalan, tidak hanya dua atau tiga lagi nama orang," kata Tisha dalam diskusi bersama PSSI Pers, di Waroeng Aceh, Kemang, Jumat (30/11). "Dengan adanya laporan keterkaitan hal itu, kami akan persidangkan dan itu baru terjawab minggu depan," tambahnya. Lebih lanjut Tisha, mengaku pihaknya sudah meminta keterangan kepada Hidayat lewat Komite Disiplin (Komdis). Saat ini PSSI terus mencari bukti-bukti pengaturan itu. "Sudah ditindak lewat Komdis dan prosesnya juga sesuai dengan langkah hukum yang ada di PSSI. Pasti akan ada pemanggilan, dalam artian nanti akan ada rentetan beberapa sidang dan seterusnya," ucapnya. "Fakta-fakta dan bukti-buktinya sudah cukup di kasus ini karena PSSI memiliki kerja sama dengan Genius Sport yang telah mendukung untuk pengambilan keputusan di Komdis. Jadi tidak ada lagi pembentukan tim dan lain sebagainya untuk mencari lagi, karena fakta-faktanya sudah cukup," pungkasnya.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Indra Sjafri Belajar Di Juventus
2. Carlo Ancelotti: Sampai Gagal Lolos Grup, Napoli Idiot!
3. Di Balik Kontroversi Pemulihan Cedera Suarez Dengan Sel Punca
4. Persija Siap Relakan Stefano Cugurra Ke Timnas Indonesia
5. Matthijs De Ligt & Transfer Mahal Potensial Ajax
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Komentar ()