Hasil Pertandingan: Persebaya Surabaya 3–0 PSM Makassar
Persebaya mendapatkan hasil impresif dengan mengalahkan tiga tim teratas klasemen lewat kemenangan telak.

Persebaya Surabaya membuktikan diri sebagai penakluk tim papan atas setelah sukses mengalahkan pemuncak klasemen sementara PSM Makassar 3-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/11) malam WIB.

Kemenangan Persebaya ini membuat persaingan papan atas tetap memanas, karena PSM gagal menjauhkan diri dari pesaingnya, dan tetap berjarak empat poin dari Persib Bandung dan Persija Jakarta. Sedangkan Persebaya menduduki posisi kesembilan dengan 41 angka.

Babak pertama

Pertandingan Persebaya kontra PSM berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim memperlihatkan permainan terbuka, dan saling melakukan tekanan ke pertahanan lawan masing-masing.

Serangan silih berganti dilakukan kedua tim. Namun disiplinnya barisan belakang masing-msing tim membuat mereka kesulitan mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan.

Kendati demikian, Persebaya sempat mendapatkan peluang untuk mengubah keadaan di menit ke-23. Osvaldo Haay yang menerima umpan terobosan berhasil masuk ke kotak penalti, dan melepaskan tendangan dari jarak dekat. Sayangnya, sepakan Osvaldo melambung di atas mistar.

Ancaman kembali diberikan Persebaya pada menit ke-33. Aksi individu Ruben Sanadi dengan mengecoh beberapa pemain belakang PSM membuat ia mendapatkan ruang tembak. Namun tendangannya terlalu lemah, sehingga dapat diamankan kiper Rivky Mokodompit.

Namun satu kesalahan Steven Paulle ketika memberikan sundulan back-pass di menit ke-40 berhasil dipotong Ferinando Pahabol, dan selanjutnya memperdayai kiper untuk membawa Persebaya unggul 1-0 di babak pertama.

Babak kedua

PSM yang tertinggal satu gol bermain lebih agresif di babak kedua dengan memasukkan ujung tombak Ferdinand Sinaga. Skema menyerang PSM ini memaksa barisan belakang PSM bekerja keras.

Selepas babak kedua berjalan sepuluh menit, Persebaya mulai mengimbangi agresivitas PSM. Bahkan mereka nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-58, sayangnya bola sepakan Oktafianus Fernando yang berhasil mengelabui kiper masih mengenai Zulkifli Syukur sebelum melewati garis gawang.

Ancaman kembali diberikan Persebaya pada menit ke-65. Osvaldo yang menusuk dari sisi kanan pertahanan PSM melepaskan umpan silang, tapi David gagal menuntaskannya, walau tidak mendapat pengawalan dari pemain belakang PSM.

Stadion GBT akhirnya kembali bergemuruh selang tiga menit kemudian. Umpan panjang dari lini belakang disambut Da Silva, dan menggiring bola hingga masuk ke kotak penalti. Tendangan Da Silva pun tak bisa dicegah Rivky masuk ke dalam gawangnya.

Sundulan Fandry Imbiri menyambut tendangan bebas Ruben Sanadi menjelang pertandingan berakhir memastikan Bajul Ijo memetik kemenangan telak 3-0 atas Juku Eja.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Persebaya: Miswar Saputra; Ruben Sanadi, Fandry Imbiri, Mokhamad Syaifuddin (Abu Rizal 90+2'), Otavio Dutra, Rendi Irwan (OK John 83'), Misbakus Solikin, Osvaldo Haay, Fandi Eko Utomo, Ferinando Pahabol (Da Silva 60'), Oktafianus Fernando.
Cadangan: Dimas Galih Pratama; OK John, Andri Muladi, Rachmat Irianto, Abu Rizal Maulana, Riky Kayame, David Da Silva.

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

PSM: Rivky Mokodompit; Abd Rahman, Fauzan Jamal, Steven Paulle, Zulkifli Syukur, Wasyiat Hasbullah (Ferdinand 46'), Rasyid Bakri, Wiljan Pluim, M Arfan (Hendra 86'), M Rahmat, Guy Junior (Agi 71').
Cadangan: Syaiful; Hendra Wijaya, Hasim Kipuw, Saldi, Ardan, Ferdinand Sinaga, Agi Pratama.

Pelatih: Robert Rene Alberts

 

View this post on Instagram

Permainan Singapura Bikin Bima Sakti Terkejut Hasil mengecewakan harus diterima timnas Indonesia ketika melakoni laga perdana Grup B Piala AFF 2018, di Stadion Nasional, Jumat (9/11) malam, menghadapi tuan rumah Singapura. Indonesia harus menelan kekalahan tipis, 1-0, karena gol yang dicetak Hariss Harun. Kekalahan ini mengejutkan, mengingat Singapura sebenarnya bukan tim yang difavoritkan untuk menang. Bima Sakti selaku pelatih Indonesia sendiri mengaku bahwa dirinya terkejut dengan permainan dari tim Lions, sementara menilai permainan para pemain Indonesia tak maksimal pada laga ini. "Saya pikir ini bukan hasil yang bagus untuk kami, kami harus lebih bersiap untuk laga berikutnya di Jakarta, lawan Timor Leste. Kami harus bekerja keras untuk laga itu dan menang," kata Bima. "Saya terkejut pada Singapura, mereka bermain dengan lebih agresif, semangat," papar mantan gelandang dan kapten timnas Indonesia tersebut. Laga ini menjadi partai kompetitif pertama Bima, setelah melalui tiga laga uji coba. Bima merupakan pelatih yang ditunjuk, setelah ia selama satu setengah tahun lebih menjadi asisten pelatih Luis Milla. "Untuk pertandingan pertama dalam karier saya ini, saya beban [mungkin ada], tapi saya nothing to lose, saya percaya kepada pemain saja. Mungkin memang tadi sayangnya terjadi seperti itu di lapangan."

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Cristiano Ronaldo: Juventus Terlalu Santai
2. Terungkap, AC Milan Jual Paksa Zlatan Ibrahimovic
3. Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia Segrup Dengan Thailand
4. Legenda: Liverpool Terancam Tersingkir Dini
5. Panduan Kota Tuan Rumah Piala AFF 2018
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Komentar ()