Hasil Pertandingan: Persebaya Surabaya 0–1 Borneo FC
Sukses membekap Persebaya membuat Borneo FC mencatat tiga kemenangan beruntun, dua diantaranya di kandang lawan.

Persebaya Surabaya gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang setelah dipaksa menyerah 1-0 dari Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (13/10) malam WIB, pada pekan ke-25 Liga 1 2018.

Kekalahan ini membuat Persebaya tidak beranjak dari peringkat 14 klasemen sementara dengan nilai 29. Sedangkan bagi Borneo FC, kemenangan ketiga beruntun, dua diantaranya di kandang lawan, mengangkat posisi mereka ke peringkat enam setelah mengumpulkan poin 38.

Babak pertama

Persebaya memeragakan permainan agresif sejak peluit kick-off ditiupkan wasit aggar bisa mengungguli lawannya dengan cepat. Di lain kubu, Borneo FC juga tidak mau kalah gertak dengan menerapkan permainan terbuka.

Peluang sudah diperoleh Persebaya ketika laga baru berjalan delapan menit melalui set-piece. Namun tendangan bebas Miskabus Solikin masih menyamping tipis di sisi kiri gawang.

Alih-alih mengungguli lawannya, Persebaya justru tertinggal pada menit ke-23. Titus Bonai menusuk dari sisi kiri serangan melepaskan umpan silang ke depan gawang. Kiper Miswar Saputra mampu memblok bola, tapi si kulit bundar mengarah ke Matias Conti yang tidak membuang peluang menjebol gawang tuan rumah.

Kecolongan satu gol, Persebaya meningkatkan intensitas serangan untuk menyamakan kedudukan. Serangan bertubi-tubi dilancarkan tuan rumah, namun terbentur lini belakang Borneo FC yang tampil disiplin.

Peluang didapat Persebaya pada menit ke-33. Sayangnya, sundulan Rishadi Fauzi menerima umpan Ferinando Pahabol justru melebar, meski berada dalam posisi bebas. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua

Permainan terbuka Persebaya dan Borneo FC tidak mengalami perubahan di babak kedua. Mereka berusaha mengubah papan skor demi mendapatkan hasil positif di laga ini.

Persebaya yang tertinggal gol Conti, bermain lebih agresif untuk menekan pertahanan Borneo FC. Kans didapat Osvaldo Haay, tapi gagal menyambut umpan lambung dengan baik di menit ke-56.

Selepas laga berjalan 70 menit, Persebaya lebih mendominasi permainan. Hal ini tak lepas dari taktik bertahan Borneo FC sambil sesekali melakukan serangan balik demi mempertahankan keunggulan. Akibatnya, Persebaya makin sulit menembus pertahananan lawan.

Setelah kerap menemui jalan buntu, Persebaya mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh. Fandi Eko Utomo melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-83, tapi mengarah ke pelukan kiper Nadeo Argawinata.

Peluang terakhir didapat Persebaya ketika Rishadi menerima umpan lambung Ruben Sanadi di injury time. Tapi sundulan Rishadi ini melayang tipis di atas mistar gawang, sehingga pemain Persebaya keluar lapangan dengan kepala tertunduk, karena menelan kekalahan 1-0.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Persebaya: Miswar Saputra; Ruben Sanadi, Irvan Febrianto, OK John, Otavio Dutra, Misbakus Solikin, Osvaldo Haay, Robertino Pugliara, Muhammad Hidayat, Yohanes Pahabol, Rishadi Fauzi.
Cadangan: Alfonsius Kelvan; Mokhamad Syaifuddin, Andri Muladi, Fandi Eko Utomo, Rendi Irwan Saputra, Riky Kayame, Oktafianus Fernando.

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Borneo FC: Nadeo Arga Winata; Wildansyah, Renan Da Silva Alves, Abdul Rahman, Leonard Tupamahu, Abrizal Umanailo, Wahyudi Hamisi, Ahmad Maulana Putra, Titus Bonai, Lerby Eliandry, Matias Conti.
Cadangan: Gianluca Pandeynuwu; Edy Gunawan, Firdaus Ramadhan, Sultan Samma, Mahadirga Lasut, Achmad Hisyam, Billy Keraf.

Pelatih: Dejan Antonic

 

View this post on Instagram

PSSI: Pemanggilan Pemain Berdasarkan Regulasi FIFA Bukan Ancaman . PSSI menegaskan tidak ada ancaman dalam pemanggilan pemain ke timnas Indonesia. Ini untuk menyanggah komentar manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat yang menyatakan hal tersebut. . Sebelumnya, Ucok menyampaikan ada pemain Sriwijaya FC yang takut bila tak memenuhi panggilan timnas Indonesia. Adanya ancaman dari federasi sepakbola nasional tersebut yang jadi penyebabnya. . Namun, kepala hubungan media dan promosi digital PSSI, Gatot Widakdo, menjelaskan tata cara pemanggilan pemain sudah sesuai dengan ketentuan. Maka dari itu, ia merasa bingung dengan klaim Ucok tersebut. . "Soal pemanggilan pemain timnas. sesuai regulasi FIFA. Setiap klub punya kewajiban melepas pemain pada setiap laga FIFA match day, jadi inilah dasar pemanggilan pemain bukan ancaman," kata Gatot kepada Goal Indonesia. . "Kedua soal jadwal kompetisi Liga. Ini semua yang membuat operator liga bukan PSSI. Jadi, merekalah yang mestinya menyesuaikan jadwal laga liga dengan FIFA match day," imbuhnya. . Berdasarkan Pasal 36 ayat 2 Statuta FIFA soal regulasi transfer dan status pemain, memang disebutkan klub dan pemain harus menghormati panggilan dari federasi. Asalkan, agenda tersebut masuk dalam kalender resmi FIFA. . Merujuk dengan statuta yang sudah disebutkan, PSSI punya landasan yang kuat memanggil pemain Sriwijaya FC. Mengingat, uji coba timnas Indonesia di bulan Oktober ini semuanya masuk dalam kalender FIFA. . Tercatat ada tiga pemain Laskar Wong Kito yang diajak saat timnas Indonesia mengalahkan Myanmar tiga gol tanpa balas, beberapa hari lalu. Mereka adalah Zulfiandi, Alberto 'Beto' Goncalves, dan Esteban Vizcarra. . Akan tetapi, pada laga uji coba melawan Hong Kong, 16 Oktober nanti, tenaga Vizcarra tak lagi digunakan. Tapi ada pemain Sriwijaya FC lainnya yang dipanggil ke timnas, yakni Marckho Sandy Merauje. Tampaknya ini lantaran tim pelatih skuat Garuda masih butuh untuk melihat lebih jauh pemain yang bisa bermain di posisi bek sayap.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Satu Syarat Messi Bisa Juara Piala Dunia 2022
2. Pesan Tegas Bos Persib Bandung
3. Bonucci: Pindah Ke Milan Keputusan Buruk
4. Akhiri Konflik Dengan Mourinho, Pogba Harus Hengkang
5. Jorginho, Higuain & Rekrutan Anyar Terbaik Sejauh Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Komentar ()