Hasil Liga 1 2019: Persebaya Surabaya vs Barito Putera
Abi Yazid / Goal
Gol Rafael di menjelang laga berakhir membuat Persebaya harus puas mendapatkan satu poin di kandang.

Persebaya Surabaya kembali gagal memetik kemenangan atas Barito Putera dalam dua tahun terakhir setelah dipaksa bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (9/7) sore WIB, pada laga tunda pekan keempat Liga 1 2019.

Dengan demikian, Persebaya hanya memperoleh satu imbang dan dua kekalahan dalam tiga pertemuan di Liga 1. Kendati demikian, hasil ini menempatkan Persebaya di peringkat keempat usai mengoleksi nilai 12, sementara Barito Putera tetap di posisi ke-15 dengan empat poin.

Babak pertama

Persebaya terpaksa mengubah komposisi pemain menjelang laga dimulai dengan memainkan Osvaldo Haay sebagai starter untuk menggantikan Amido Balde. Belum diketahui alasan pelatih Djadjang Nurdjaman mengubah komposisi pemainnya, namun Amildo kemungkinan mengalami cedera saat pemanasan.

Pertarungan antara Persebaya dan Barito Putera berlangsung sengit dan cepat. Kedua tim berusaha menjebol gawang lawan masing-masing di menit awal, sehingga serangan silih berganti mewarnai duel ini.

Dibandingkan Barito Putera, Persebaya beberapa kali mendapatkan peluang emas. Hanya saja, miskomunikasi dalam melakukan penyelesaian akhir membuat serangan yang sudah dibangung terbuang percuma.

Kendati demikian, Barito Putera terlebih dulu menebar ancaman pada menit ke-37. Rizky Pora mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi dapat dipatahkan kiper Miswar Saputra.

Selang satu menit kemudian, Persebaya mendapatkan peluang emas. Menerima umpan dari sisi kanan serangan, Manuchekhr Dzhalilov yang berdiri bebas menyontek bola, namun melenceng di sebelah kiri gawang Adhitya Harlan, sehingga babak pertama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.

 

 

Babak kedua

Pertarungan antara Persebaya dan Barito Putera berjalan tetap menarik di babak kedua. Bahkan Barito Putera nyaris membuka keunggulan ketika paruh kedua baru berjalan tiga menit. Andri Ibo yang muncul dari belakang menyambut tendangan bebas, namun bola masih mengenai badan Miswar yang tampak terkejut.

Persebaya memperoleh peluang untuk memecahkan kebuntuan di menit ke-54 saat Irfan Jaya melepaskan tendangan keras dari jarak dekat, namun dapat diblok Adhitya. Kiper Barito Putera ini kembali melakukan penyelamatan di menit ke-67 ketika menepis tendangan kera Novan Setyo Sasongko dari luar kotak penalti.

Namun kesalahan M Syaifuddin ketika berusaha menghalau umpan silang dari sisi kanan pertahanan dengan kepalanya, justru mengarahkan bola ke Rafael Silva yang tak membuang peluang untuk menjebol gawang Miswar di menit ke-70.

Selang satu menit kemudian, Barito Putera nyaris menggandakan keunggulan. Sayangnya, tendangan Rony Beroperay setelah bekerja sama satu-dua dengan Rafael melayang di atas mistar.

Stadion GBT akhirnya bergemuruh pada menit ke-79. Ruben Sanadi menusuk dari sisi kiri serangan, dan melepaskan umpan yang diselesaikan Damian Lizio. Ruben kembali memberikan assist yang dapat dituntaskan Dzhalilov di menit ke-87.

Namun keinginan Persebaya memutus catatan buruk dari Barito Putera sirna menjelang laga berakhir. Rafael sambil menjatuhkan diri menyundul bola umpan Ferdiansyah sebelum sempat ditangkap Miswar, sehingga laga ditutup dengan skor 2-2.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Persebaya: Miswar Saputra; Ruben Sanadi, Novan Setya Sasongko, Otavio Dutra, Mokhamad Syaifuddin, Misbakus Solikin, Damian Lizio, Muhammad Hidayat, Irfan Jaya, Manuchekhr Dzhalilov, Osvaldo Haay.
Cadangan: Imam Arief Fadilah; Rachmat Irianto, Fandi Eko Utomo, Rendi Irwan, Alwi Slamat, Abu Rizal Maulana.

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Barito Putera: Adhitya Harlan; Dandi Maulana Abdulhak, Rony Beroperay, Andri Ibo, Lucas Rodrigues Da Silva, Donny Monim, Evan Dimas, Paulo Sitanggang, Rizky Pora, Samsul Arif, Rafael Silva.
Cadangan: Ferdiansyah; Muhammad Riyandi, Nazar Nurzaidin, Ady Setiawan, Artur Vieira, Gavin Kwan Adsit, Yakob Sayuri.

Pelatih: Yunan Helmi

 

Komentar ()