PREVIEW Liga 1: Madura United – Persija Jakarta
Gomes menyiapkan taktik meredam umpan silang, sedangkan Teco tak ingin tertinggal dalam perburun gelar juara.

Kehilangan pilar di lini pertahanan tidak membuat pelatih Madura United Gomes de Oliviera merasa risau dengan ancaman yang diberikan barisan penyerang Persija Jakarta kala kedua tim saling bentrok di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu (14/10) malam WIB.

Madura United dipastikan tidak diperkuat Fachruddin Aryanto yang bergabung ke timnas Indonesia bersama Alfath Fathier. Sedangkan Fabiano Beltrame absen akibat akumulasi kartu.

“Tidak masalah, karena kami punya pemain lain yang dalam kondisi fit untuk bertarung dengan pemain lawan. Kami akan mencoba menyetop umpan silang dari sayap, dan juga mengatasi kecepatan pemain mereka,” tegas Gomes.

“Kami sudah mempersiapkan itu semua, karena Persija juga mempunyai striker yang cukup baik. Tapi pemain belakang kami juga punya tenaga dan kemampuan untuk mengatasi masalah itu.”

Gomes menambahkan, kemenangan atas Persib Bandung membantu mengangkat motivasi pemain, dan mereka berusaha mempertahankan performa tersebut agar tim tetap berada di papan atas.

“Kita semua tahu Persija merupakan tim besar, punya banyak pemain berkualitas. Kami harus fight, sama seperti ketika melawan Persib. Kami akan lebih dulu mengambil inisiatif, karena bermain di kandang. Kami harus memenangkan pertandingan,” tutur Gomes.

Di lain kubu, pelatih Persija Stefano Cugurra optimistis Macan Kemayoran bisa membawa pulang poin dari Madura. Menurutnya, pemain dalam kondisi siap tempur memutus catatan buruk bila bertemu Laskar Sape Kerrab.

Apalagi duel nanti juga menjadi kesempatan bagi masing-masing tim untuk memperlebar selisih poin di klasemen sementara. Persija dan Madura United kini mengumpulkan nilai sama 39.

“Kedua tim masih berpeluang juara. Kami harus kerja keras untuk meraih kemenangan pertama atas Madura agar lebih dekat ke peringkat pertama. Anak-anak semangat untuk laga nanti. Seluruh pemain konsentrasi dan fokus selama latihan,” jelas Teco, sapaan Cugurra.

“Persija sudah terbiasa main di kandang lawan karena banyak main di luar jakarta atau di tempat netral seperti Bantul. Ditambah kami kami main di AFC dimana situasi berbeda dengan liga sehingga pemain sudah siap.”

Berikut prakiraan susunan pemain kedua tim:

Madura United: Satria Tama; Benny Wahyudi, Munhar, Guntur Ariyadi, Andik Rendika, Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, Lucky Wahyu, Engelberd Sani, Zah Rahan, Greg Nwokolo.

Persija: Shahar Ginanjar; Novri Setiawan, Jaimerson Xavier, Maman Abdurrahman, Anan Lestaluhu, Riko Simanjuntak, Rohit Chand, Yan Pieter Nasadit, Ramdani Lestaluhu, Osah Saha, Marko Simic.

 

View this post on Instagram

PSSI: Pemanggilan Pemain Berdasarkan Regulasi FIFA Bukan Ancaman . PSSI menegaskan tidak ada ancaman dalam pemanggilan pemain ke timnas Indonesia. Ini untuk menyanggah komentar manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat yang menyatakan hal tersebut. . Sebelumnya, Ucok menyampaikan ada pemain Sriwijaya FC yang takut bila tak memenuhi panggilan timnas Indonesia. Adanya ancaman dari federasi sepakbola nasional tersebut yang jadi penyebabnya. . Namun, kepala hubungan media dan promosi digital PSSI, Gatot Widakdo, menjelaskan tata cara pemanggilan pemain sudah sesuai dengan ketentuan. Maka dari itu, ia merasa bingung dengan klaim Ucok tersebut. . "Soal pemanggilan pemain timnas. sesuai regulasi FIFA. Setiap klub punya kewajiban melepas pemain pada setiap laga FIFA match day, jadi inilah dasar pemanggilan pemain bukan ancaman," kata Gatot kepada Goal Indonesia. . "Kedua soal jadwal kompetisi Liga. Ini semua yang membuat operator liga bukan PSSI. Jadi, merekalah yang mestinya menyesuaikan jadwal laga liga dengan FIFA match day," imbuhnya. . Berdasarkan Pasal 36 ayat 2 Statuta FIFA soal regulasi transfer dan status pemain, memang disebutkan klub dan pemain harus menghormati panggilan dari federasi. Asalkan, agenda tersebut masuk dalam kalender resmi FIFA. . Merujuk dengan statuta yang sudah disebutkan, PSSI punya landasan yang kuat memanggil pemain Sriwijaya FC. Mengingat, uji coba timnas Indonesia di bulan Oktober ini semuanya masuk dalam kalender FIFA. . Tercatat ada tiga pemain Laskar Wong Kito yang diajak saat timnas Indonesia mengalahkan Myanmar tiga gol tanpa balas, beberapa hari lalu. Mereka adalah Zulfiandi, Alberto 'Beto' Goncalves, dan Esteban Vizcarra. . Akan tetapi, pada laga uji coba melawan Hong Kong, 16 Oktober nanti, tenaga Vizcarra tak lagi digunakan. Tapi ada pemain Sriwijaya FC lainnya yang dipanggil ke timnas, yakni Marckho Sandy Merauje. Tampaknya ini lantaran tim pelatih skuat Garuda masih butuh untuk melihat lebih jauh pemain yang bisa bermain di posisi bek sayap.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Satu Syarat Messi Bisa Juara Piala Dunia 2022
2. Pesan Tegas Bos Persib Bandung
3. Bonucci: Pindah Ke Milan Keputusan Buruk
4. Akhiri Konflik Dengan Mourinho, Pogba Harus Hengkang
5. Jorginho, Higuain & Rekrutan Anyar Terbaik Sejauh Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

performa

Madura United
Persija Persija
Komentar ()