PREVIEW Piala Presiden 2019: Madura United – Persebaya Surabaya
Zah Rahan - Madura United & Osvaldo Haay - Persebaya Surabaya
Media Madura United
Dejan tak paksakan Andik main lawan Persebaya, sementara Djanur menegaskan tetap menerapkan skema agresif.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   MADURA   

Meski berharap kemenangan di waktu normal, Madura United tetap siap menuntaskan laga melalui adu penalti saat menghadapi Persebaya Surabaya pada leg kedua semi-final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Sabtu (6/4) malam WIB.

Madura United membutuhkan kemenangan dengan selisih dua gol bila ingin lolos ke final. Namun mereka tetap mempunyai peluang bila memenangi laga dengan skor 1-0, karena masih ada adu penalti.

“Kami pasti mau selesaikan pertandingan dalam 90 menit. Tapi kalau tidak, masih ada 2x15 menit baru penalti. Itu panjang, namun anak-anak sudah siap kalau harus seperti itu,” tegas pelatih Dejan Antonic.

Dejan juga tidak akan mengambil keputusan sendiri dalam menurunkan Andik Vermansah. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada sang pemain, terkait kesiapan mental menghadapi mantan klub.

“Opsi [starter] pasti ada untuk Andik. Tapi sekali lagi ini semua tergantung dari dia dan hatinya. Saya tidak suka paksa pemain kalau dia tidak siap. Saya tahu dia anak baik, tapi sebagai profesional, kita harus lihat di mana kita kerja sekarang. Kalau dia siap, akan ada opsi lebih,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih Persebaya Djajang Nurjaman bertekad mengamankan keunggulan satu gol, meski diakui hal tersebut akan sangat berat untuk dilakukan.

“Kami akan berusaha untuk mempertahankan kemenangan itu. Kalau bisa, kami unggul di sini [Madura]. Persiapan singkat, praktis kami tidak melakukan latihan. Saya pikir kami harus maksimalkan situasi yang ada,” ungkap pria yang akrab disapa Djanur ini.

“Kami hanya bermodal tekad tidak ingin kalah di sini. Kami ingin melaju ke babak final. Insya Allah semua pemain siap. Kecuali kemarin yang tidak turun masih belum siap diturunkan, tetapi yang lainnya siap.”

Meski hanya membutuhkan hasil imbang di kandang lawan, Djanur tak melihat bermain lebih ke dalam sebagai sebuah opsi, mengingat barisan penggedor Laskar Sape Kerrab dihuni nama-nama beken.

“Terlalu riskan buat kami bermain bertahan. Saya pikir, kalau digempur habis-habisan, habis juga. Itu bukan pilihan yang baik. Kami akan bermain normal saja. Kami akan lebih disiplin dan fokus, jangan sampai kami kalah di pertandingan ini,” pungkasnya. (gk-62)

Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim:

Madura United: Satria Tama; Fachruddin Aryanto, Jaimerson, Alfath Faathier, Marckho Meraudje, Zulfiandi, Slamet Nurcahyono, Zah Rahan, David Laly, Beto Goncalves, Aleksandar Rakic.

Persebaya: Miswar Saputra; Otavio Dutra, Hansamu Yama, M. Syaifuddin, Novan Sasongko, Misbakus Sholihin, M. Hidayat, Damian Lizio, Irfan Jaya, Manuchekhr Dzhalilov, Amido Balde.

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Musim Panas, Ole Gunnar Solskjaer Siap Singkirkan Enam Pemain
2. Djadjang Nurdjaman Bakal Beri Teguran Untuk Manuchekhr Dzhalilov
3. Eks Pelatih Real Madrid: Tak Masuk Akal Luka Modric Dapat Ballon D'Or
4. Leonardo Bonucci: Jadi Korban Rasisme, Moise Kean Juga Salah
5. Hati Andik Vermansah Kalahkan Profesionalisme
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

performa

Madura United
Persebaya Surabaya
Perbandingan Tim
  • Penyerangan
  • Pertahanan
  • Distribusi
  • Disiplin
Player Comparison
Komentar ()