REVIEW Asian Games 2018: Son Heung-Min Bersinar, Korea Selatan Raih Medali Emas
Abi Yazid
Son Heung-min menjadi aktor di balik keberhasilan Korsel meraih medali emas Asian Games tahun ini dengan mengalahkan Jepang.

Korea Selatan sukses merengkuh medali emas Asian Games 2018 berkat torehan kemenangan 2-1 atas Jepang setelah melewati 120 menit jalannya laga final yang berlangsung di Stadion Pakansari, Sabtu (1/9) malam WIB.

Ini berarti Korsel menambah koleksi medali emas Asian Games mereka menjadi dua sejak turnamen menggunakan format U-23 pada 2002 lalu. Mereka sebelumnya berhasil menjadi juara pada edisi 2014 lalu ketika menjadi tuan rumah.

Taegeuk Warriors mendominasi di awal jalannya pertandingan. Peluang untuk membuka keunggulan datang pada menit ketujuh, namun Hwang Ui-jo yang berada di muka gawang kurang cepat saat menjangkau umpan silang Hwang Hwee-chan dari sisi kanan.

Lima menit berselang, giliran Lee Jin-hyun yang menebar ancaman, tapi tembakannya melambung di atas mistar. Selepas itu, Jepang menemukan irama permainan mereka dan mampu menggalan pertahanan dengan solid sehingga sukar ditembus.

Memasuki pertengahan babak pertama, Samurai Biru, yang membawa tim U-21 mereka di turnamen ini, memiliki momentum untuk mengejutkan Korsel pada menit ke-28, hanya saja aksi individu Koji Miyoshi yang melewati tiga pemain lawan di sisi kanan berhasil digagalkan kiper Jo Hyeon-woo.

Son Heung Min Korea Selatan

Selama 45 menit, Korsel dibuat kewalahan membongkar barisan belakang Jepang yang tampil disiplin. Kesulitan yang dialami juara bertahan Asian Games juga tak lepas dari lemahnya efektivitas Ui-jo dengan sang striker Gamba Osaka beberapa kali melewatkan kesempatan. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, pelatih Kim Hak-bum melakukan perubahan dan berharap menambah daya serang dengan memasukkan 'Messi asal Korea' Lee Seung-woo menggantikan Kim Jung-min. Masuknya bintang Hellas Verona cukup membawa dampak positif.

Menit ke-64, Ui-jo lagi-lagi melewatkan momentum Korsel untuk memecah kebuntuan di hadapan 10,832 yang memadati Stadion Pakansari, akan tetapi sontekannya yang meneruskan umpan tarik Hwee-chan dari sisi kanan hanya melenceng sedikit di kanan gawang Jepang yang dikawal Ryosuke Kojima.

Hingga memasuki sepertiga akhir permainan, jantung pertahanan Jepang yang digalang oleh duet Yugo Tatsuta dan Kou Itakura sangat baik dalam meredam alur serangan Korsel yang mulai lebih banyak bertumpu pada kreativitas Son Heung-min. Korsel terus dibuat kesulitan dan kedudukan imbang tanpa gol bertahan selama 90 menit.

Son Heung Min Korea Selatan

Gebrakan langsung ditunjukkan Korsel saat babak tambahan berjalan kurang dari satu menit, Heung-min nyaris memecah kebuntuan timnya setelah melakukan aksi individu tapi tembakan mendatarnya melesat tipis di kanan gawang Jepang. Aksinya dilanjutkan Kim Moon-hwan yang menerpa mistar gawang.

Jalan yang tampak buntu bagi Korsel akhirnya menemui celah pada menit ke-93. Kualitas teknik Heung-min menjadi pembeda, sang bintang Tottenham Hotspur melakukan aksi individu yang kemudian diteruskan Seung-woo dengan tembakan kaki kiri keras yang sukar diantisipasi oleh Kojima.

Setelah unggul satu gol, Korsel keluar dari tekanan dan beban mental. Menit ke-101, Hwee-chan sukses menggandakan skor bagi Korsel melalui sundulan terukur dari tiang jauh berkat meneruskan sepak pojok akurat yang dilepaskan Heung-min.

Selepas kebobolan dua gol, pertahana Jepang mulai menunjukkan titik lemah. Tekanan semakin sering dilancarkan Korsel, salah satunya kembali mengancam lewat tembakan jarak jauh Ui-jo meski berhasil ditangkap oleh Kojima yang di babak pertama permainan cederung santai.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Semangat pantang menyerah Jepang membuahkan hasil pada menit ke-115, memanfaatkan kelengahan pertahanan Korsel, Ayase Ueda menanduk sepak pojok Ryo Hatsuse untuk menipiskan ketertinggalan. Namun, hingga wasit meniup peluit akhir laga Korsel mampu mempertahankan keunggulan yang berarti Heung-min dan kolega terhindar dari wajib militer selama dua tahun.

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Deretan Transfer Paling Mengejutkan Musim Panas 2018
2. Penistaan Agama, Rolando Mandragora Kena Skors
3. Vietnam U-23 Nodai Gawang Kiper Piala Dunia Korea Selatan
4. Platini Pertanyakan Transfer Ronaldo: Kenapa Belum Pensiun?
5. Juventus vs Man United & Sepuluh Laga Besar Fase Grup UCL
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Banner Lipuran Asian Games 2018

 

Komentar ()