Laporan Pertandingan: Chelsea 1-2 Inter
Stevan Jovetic Chelsea Inter ICC
Getty
Setelah melibas jawara Jerman Bayern Munich, kini Inter menggasak juara Inggris Chelsea 2-1 untuk menyempurnakan laju di International Champions Cup.

OLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti di twitter

 

Stevan Jovetic mencetak sebiji gol dan memberi assist untuk mengantarkan Inter jadi juara International Champions Cup dengan mengalahkan Chelsea 2-1 di Singapura. Laga ini diwarnai dengan sebuah gol bunuh diri konyol dari Geoffrey Kondogbia, yang menjadi satu-satunya gol The Blues.

Nerazzurri sebelumnya sukses melibas Olympique Lyon dan Bayern Munich dengan tanpa sekali pun kebobolan di turnamen ini dan pasukan Luciano Spalletti kini berada dalam tiga kemenangan beruntun setelah mendulang hasil positif atas klub London tersebut.

Goal 50 Dirilis: 50 pemain terbaik di dunia

Ini merupakan kekalahan kedua Chelsea secara beruntun di ICC dan setelahnya mereka pun harus menyambut laga berat kontra Arsenal di ajang Community Shield, 6 Agustus mendatang.

Kubu Giuseppe Meazza baru membuka keunggulan saat paruh pertama memasuki waktu tambahan. Berawal dari pergerakan Stevan Jovetic, dia dijatuhkan Cesar Azpilicueta di kotak terlarang.

SIMAK JUGA: 'Gol Bunuh Diri Terbaik Sepanjang Masa' - Twitter Heboh Dengan Blunder Geoffrey Kondogbia

Eks pilar Fiorentina ini pun maju sebagai eksekutor. Sepakan 12 pasnya masih bisa dibaca dengan baik oleh Thibaut Courtois, namun bola rebound kembali disambar Jovetic untuk membawa Inter unggul 1-0 di 45 menit pertama.

Selepas interval, Inter kian berada di atas angin ketika aksi superstar Ivan Perisic di menit ke-53 membuat papan skor berubah angka jadi 2-0. Target transfer Manchester United ini mengarahkan bola ke pojok gawang, setelah menerima servis matang dari Jovetic.

Sampai akhirnya tiba saatnya Kondogbia membuat sebuah gol bunuh diri paling konyol. Mendapatkan tekanan hebat di areanya, entah mengapa, sang gelandang lalu mengirim umpan lambung ke arah gawangnya sendiri.

Bola yang terlalu sulit dijangkau membuat penjaga gawang Daniele Padelli hanya bisa pasrah melihat operan dari rekan setimnya itu yang justru membobol gawang Inter. Sampai wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 bertahan.

 

 

Komentar ()