Laporan Pertandingan: Bhayangkara FC 4-2 PS TIRA
Bhayangkara berhasil menuai kemenangan saat menjamu PS TIRA di Stadion PTIK.

Bhayangkara FC berhasil menuai kemenangan pada pekan ketujuh Liga 1 2018. Itu setelah, mereka menumbangkan PS TIRA dengan skor 4-2, di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (4/5) petang.

Babak pertama

Kedua tim menampilkan permainan terbuka sejak menit awal pertandingan. Namun serangan yang mereka bangun selalu menemui kebuntuan.

Ancaman coba diberikan PS TIRA lewat sepakan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Mahdi Fahri Albaar. Namun bola hasil sepakannya masih jauh dari sasaran.

Bhayangkara juga tak mau kalah. Paulo Sergio melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola juga masih melambung di atas gawang PS TIRA.

Mengalami kebuntuan, PS TIRA memasukkan Mariano Berriex untuk menggantikan Pandi Ahmad Lestaluhu pada menit ke-30. Satu menit berselang, Berriex pun langsung memecahkan kebuntuan PS TIRA lewat gol sundulannya yang menyambut umpan Muhammad Abduh Lestaluhu. Skor pun berubah 1-0, untuk keunggulan tim tamu.

Tertinggal satu gol, Bhayangkara mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan mereka. Tendangan bebas Paulo Sergio masih bisa diantisipasi kiper PS TIRA, Teguh Amiruddin.

Nikola Komazec mencoba melepaskan tembakan voli di depan gawang, yang menyambut umpan sundulan Vladimir Vujovic. Namun bola masih melambung tipis di atas gawang PS TIRA.

Hingga akhirnya, Vujovic berhasil membawa Bhayangkara menyamakan kedudukan pada menit ke-39, dengan menyambut umpan silang Wahyu Subo Seto. Skor 1-1, membuat pertandingan semakin berjalan menarik.

Namun serangan yang dibangun kedua tim gagal kembali menambah gol hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua

Bhayangkara mencoba tampil menggebrak lebih dulu. Alsan Sanda yang menyisir sisi sayap kiri memberikan ancaman lewat sepakannya, namun bola masih melambung tipis di atas gawang PS TIRA.

Hingga akhirnya, Jajang Mulyana berhasil membawa Bhayangkara unggul pada menit ke-52 dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang PS TIRA. Skor pun berubah 2-1.

Jual-beli serangan terus terjadi. PS TIRA yang memberikan perlawanan sengit akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat gol Aleksandar Rakic yang menyambut umpan silang Abduh. Skor kembali berubah 2-2.

Pertandingan pun semakin berjalan sengit. Sepakan bebas Komazec berhasil ditepis Teguh, dan bola muntah yang disambar dengan sundulan Vujovic masih melambung di atas gawang PS TIRA.

T.M. Ichsan kembali membuat tim tuan rumah unggul 3-2, lewat sepakannya di dalam kotak penalti. PS TIRA yang tertinggal mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka.

Tendangan Dimas Drajad dari luar kotak penalti masih bisa ditangkap dengan baik oleh kiper Bhayangkara, Wahyu Tri Nugroho.

PS TIRA yang mencoba terus menekan, justru harus kembali kebobolan pada menit ke-86. Kali ini, giliran Herman Dzumafo yang berhasil mencetak gol lewat sepakan kaki kirinya. Skor pun berubah 4-2, masih untuk keunggulan tim tuan rumah.

Di sisa waktu yang ada, kedua tim tetap menampilkan permainan menyerang. Tapi hingga pertandingan berakhir, skor tetap 4-2.


Susunan Pemain:

Bhayangkara FC
Pelatih:
Simon McMenemy

1 Wahyu Tri Nugroho; 17 Alsan Sanda, 32 Nurhidayat, 3 Vladimir Vujovic, 10 Jajang Mulyana; 89 Lee Yu Jun, 80 Paulo Sergio, 19 T.M Ichsan; 23 Wahyu Subo Seto, 9 Dendy Sulistyawan, 11 Nikola Komazec

Cadangan: 38 Indra Adi Nugraha, 5 Muhammad Fatchu Rochman, 20 Sani Rizki Fauzi, 15 Maldini Pali, 7 Vendry Mofu, 99 Herman Dzumafo, 24 Marinus Mariyanto Wanewar


PS TIRA
Pelatih:
Rudy Eka Priyambada

15 Teguh Amiruddin; 72 Didik Wahyu Wijayance, 20 Herwin Tri Saputra, 29 Kim Sang Min, 4 Mahdi Fahri Albaar; 3 M. Abduh Lestaluhu, 8 Gustavo Lopez, 11 Pandi Ahmad Lestaluhu; 10 Wawan Febriyanto, 97 Muhammad Dimas Drajad, 9 Aleksandar Rakic

Cadangan: 39 Syahrul Trisna Fadillah, 5 Andy Setyo Nugroho, 22 Ganjar Mukti, 7 Ahmad Nufiandani, 21 Firmansyah, 27 Mariano Berriex, 68 Roni Sugeng Ariyanto

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Striker Timnas Belum Memuaskan, Tiga Nama Ini Mulai Dilirik Luis Milla
2. "Tak Ada Yang Suka Satu Grup Dengan Timnas Indonesia"
3. Juventus Disebut Punya Mentalitas Mafia
4. Bos Roma: Liga Champions Tanpa VAR, Memalukan!
5. Daftar Final Ulangan Liga Champions Sepanjang Masa

 

Komentar ()