Dua Gol Imral Usman Permalukan Persis Solo

Imral memborong dua gol kemenangan Persika atas Persis.

GOALLIPUTAN   AURELIUS BALAKOSA     DARI   SOLO   

Persis Solo harus pulang dengan kepala tertunduk, usai ditaklukkan Persika Karawang, skor 2-0, dalam lanjutan grup 3 Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Minggu (22/5). Adalah striker veteran, Imral Usman, yang memborong dua gol kemenangan Persika di laga itu.

Berlaga di Stadion Singaperbanga, Karawang, Minggu (22/5/2016), Laskar Sambernyawa sebenarnya tampil menyerang sesuai yang dijanjikan pelatih Persis, Widyantoro sehari sebelum kickoff.

Bayu Andra dan kawan-kawan mampu mengendalikan permainan dan mendikte tuan rumah. Babak pertama, pendukung tuan rumah harus was-was karena beberapa kali peluang emas diciptakan tim tamu.

Bayu Andra membuka kesempatan untuk mencetak gol pada menit ke-16. Namun, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa dijinakkan kiper Persika, Rizky Bagja Permana.


SIMAK JUGA
CEO PSIS Geram Timnya Ditahan Persibat
Persijap Menang Tipis, PSIS Buru Poin
Persis Bidik Tiga Angka, PSIS Mau Bikin Kejutan

Sepuluh menit berselang, giliran Dedi Cahyono mencoba melakukan tendangan. Lagi-lagi Rizky Bagja tampil apik di bawah mistar.

Keasyikan menyerang, serangan balik yang dibangun tuan rumah membuahkan hasil. Tepatnya menit ke-32, kecerdikan Imral Usman memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Persis membuahkan gol.
Eks striker PSIS Semarang dan Persib Bandung itu membuat gemuruh pendukung Persika. Kedudukan 1-0 berakhir hingga babak pertama usai.

Berbekal keunggulan satu gol, tuan rumah tak ingin didikte permainan lawan. Persika tampil lebih terbuka dan berani menyerang. Usaha demi usaha akhirnya membuahkan hasil.

Melalui titik putih, Imral kembali membawa keunggulan 2-0 atas Persis. Hadiah penalti itu bermula setelah salah satu penyerang Persika dilanggar bek Persis di area terlarang. Skor tersebut bertahan hingga akhir laga hingga wasit Fajar Ginting meniup peluit tanda akhir pertandingan.

Dihubungi usai laga, pelatih Widyantoro mengungkapkan kekecewaannya. Timnya sudah tampil maksimal dengan beberapa kali peluang emas berhasil diciptakan. Dan dia berkomentar, hadiah penalti itu sebenarnya bukan penalti jika wasit lebih jeli.

"Banyak peluang yang berhasil kami ciptakan, namun tak ada yang menjadi gol. Evaluasi akan dilakukan setibanya di Solo," kata Wiwid, sapaan akrabnya.(gk-18)