FACT OF THE DAY (14 Agustus 2010)

Tahukah Anda...?
Menurut catatan Daily Mail, sejak musim pertama Liga Primer bergulir hanya ada dua klub yang sukses menjadi juara liga setelah menjadi klub dengan pengeluaran terbesar di bursa transfer.

Manchester United sukses meraih treble di musim 1998/99 setelah menjadi klub yang paling royal di musim itu. Saat itu, kubu Setan Merah total mengeluarkan dana sebesar £27,75 juta di bursa transfer. Selain di musim tersebut, United juga sukses meraih gelar juara liga setelah menjadi klub dengan pengeluaran terbesar di bursa transfer di musim 2002/03 [dengan pengeluaran sebesar £33 juta] dan 2007/2008 [£52,125 juta].

Chelsea menjadi klub kedua yang sukses menjadi juara setelah menghabiskan banyak uang di musim 2004/05 [£89 juta] dan 2005/06 [£63,4 juta]. Sekedar catatan, Chelsea menjadi klub paling royal di Inggris pada empat musim pertama Roman Abramovich berkuasa. Pengeluaran besar Chelsea di bursa transfer terhitung cukup sukses karena inilah gelar juara liga pertama setelah puasa gelar selama 50 tahun.

Lalu bagaimana dengan Manchester City, klub yang beberapa musim terakhir selalu jor-joran di bursa transfer?

City menjadi klub paling royal di bursa transfer di musim 2008/09 [£113 juta] dan 2009/10 [£124 juta]. Lalu apa yang mereka hasilkan? Peringkat 10 dan peringkat 5 di akhir musim. Tentu akan timbul pertanyaan selanjutnya, apa yang akan mereka hasilkan musim ini?

Catatan-catatan di atas setidaknya mengajarkan kita, besarnya dana yang keluar tidak selalu berbanding lurus dengan prestasi.