Ditahan PSM, Persela Gagal Ke Peringkat Dua

Laskar Joko Tingkir tidak diperkuat kiper andalannya yang mendadak sakit perut.
Oleh Donny Afroni

Tuan rumah PSM Makassar gagal mewujudkan ambisi mendulang angka penuh ketika ditahan imbang Persela Lamongan tanpa gol di Stadion La Patau, Bone, dalam lanjutan Superliga Indonesia 2009/10.

Tambahan satu angka tidak membuat Persela tetap berada di peringkat tiga klasemen sementara dengan nilai 24 dari 13 pertandingan, menyamai raihan poin Persiba Balikpapan. Padahal, jika mampu memenangi pertandingan ini, maka Laskar Joko Tingkir bisa naik ke posisi dua.

Demikian juga dengan PSM. Kegagalan mendulang poin penuh membuat mereka tertahan di peringkat 13 dengan nilai 16, atau sama dengan perolehan angka Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, dan PSPS Pekanbaru.

Dalam pertandingan ini, Persela tidak diperkuat kiper Choirul Huda yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit pada pagi harinya, karena mengalami sakit pada bagian perut. Pelatih Widodo Cahyono Putro menurunkan Fauzal Mubaraq di bawah mistar gawang.

Seperti janji sebelumnya, Widodo menurunkan komposisi pemain dengan karakter menyerang. Namun kemandulan barisan depannya kembali muncul seperti di laga-laga sebelumnya.

Kedua tim memperagakan permainan cepat dan keras, sehingga beberapa kali terjadi benturan antara pemain. Baik PSM mau pun Persela memiliki peluang yang hampir sama, namun tetap tidak menghasilkan gol.

>> Jadwal, hasil, dan klasemen Superliga Indonesia 2009/10