Persela Lamongan Siapkan Eksekutor Penalti

Didik sudah mulai mengasah para pemainnya untuk melakukan tendangan 12 pas.

GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   

Mahaka Sports and Entertaiment selaku pihak penyelenggara Piala Presiden sudah menjabarkan, akan menerapkan satu pemenang dalam setiap pertandingan yang dihelat dalam tunamen nanti. Karenanya, sistem adu tendangan penalti juga akan dilakukan, jika kedua tim yang bertanding mengakhiri laga dengan skor imbang.

Untuk itu, pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto, juga mulai mengadaptasi sistem tersebut kepada anak asuhannya. Caranya, dengan melatih para pemain tim Laskar Joko Tingkir, yang mempunyai potensi dan spesialisasi dalam eksekusi tendangan 12 pas.

"Karena sistem itu sudah disepakati, maka kami juga harus menyesuaikan. Dalam latihan beberapa hari ini, saya beserta tim pelatih Persela yang lain juga coba menerapkan latihan eksekusi penalti dalam latihan," tutur Didik.

Sesuai aturan pihak penyelenggara, tim yang keluar sebagai pemenang dalam babak penyisihan Piala Presiden melalui adu penalti, bakal diberikan penghargaan dua poin. Sementara bagi yang kalah, akan mendapatkan satu poin. Tapi jika salah satu tim menang dalam waktu normal 90 menit, maka langsung mendapat tiga poin.

"Sehingga, kami juga harus punya eksekutor penalti yang andal. Untuk itu, kebutuhan eksekutor juga penting selain latihan fisik dan kerja sama tim, untuk tetap menjaga persaingan dan lolos ke babak selanjutnya," paparnya.

Untuk algojo penalti, pihaknya saat ini masih menguji beberapa pemain lokal yang punya mental dan akurasi tendangan bagus. Termasuk, tidak menutup kemungkinan mengujinya dalam laga uji coba lawan tim sepakbola Jawa Timur (Jatim), yang dipersiapkan untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Stadion Surajaya, Kamis (27/8) sore.

"Tidak hanya pemain lokal yang akan kami tes dalam eksekusi penalti, tapi tiga pemain asing juga akan kami berikan kesempatan yang sama, karena memang tak mudah mencari eksekutor penalti," tegas Pacul-sapaan akrab Didik.

Untuk melakoni Piala Presiden, Persela memang sudah memastikan akan memakai jasa Mamadou Lamarana Diallo asal Guinea yang berstatus sebagai striker, Frank Olivier Ongfiang dari Kamerun untuk posisi gelandang, serta Banaken Bassoken yang kelahiran Kamerun untuk posisi bertahan.(gk-43)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Semua Berita Divisi Utama