Gresik United 'Launching' Tim Bersama Anak Yatim Piatu

Manajemen Laskar Joko Samudro hanya memasang target berada di papan tengah klasemen.

GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK   
Manajemen Gresik United tidak menggelar acara mewah saat memperkenalkan pasukan mereka untuk Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 kepada publik, dan memilih melakukannya bersama anak yatim piatu di sekretariat tim, Jumat (29/4) malam WIB.

Dalam acara ini, para anak yatim piatu dari yayasan Ar-Rohmah Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik, tersebut diajak untuk berdoa bersama, sebelum diberi santunan.

“Dibandingkan dengan tim kontestan lain, mungkin launching tim kami yang paling sederhana. Tapi tidak mengapa, sebab tujuan utama kami adalah, selain perkenalan tim, juga doa bersama agar tim dapat berprestasi dalam turnamen jangka panjang (TSC) nanti,” tutur manajer Gresik United Bagoes Cahyo Yuwono kepada Goal Indonesia.


SIMAK JUGA
Liestiadi Siapkan Taktik Serangan Balik
Gresik United Akhirnya Bisa Latihan Sore
Gresik United Tetap Bermarkas Di Stadion Petrokimia

Untuk mengarungi TSC 2016, Gresik United akan diperkuat 25 pemain, termasuk empat legiun asing, yakni bek Sasa Zecevic asal Serbia, striker Emile Mbamba (Kamerun), dan Eduardo da Conceicai Maciel (Brasil), serta gelandang Oh Inkyun asal (Korea Selatan).

“Dengan komposisi pemain yang ada, saya optimis Gresik United akan mampu bersaing dalam turnamen nanti, meski dalam hitungan realitisnya kami mungkin hanya akan berada di papan tengah klasemen,” terangnya.

Gresik United akan mengawali kiprahnya di TSC melawan tuan rumah Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Sabtu (30/4) sore WIB. Laskar Joko Samudro menargetkan raihan satu poin dalam laga tandang itu.

“Semua pemain sudah siap dan tidak sabar melakoni pertandingan besok sore. Tidak ada pemain yang cedera, dan kami optimis akan mampu mencuri satu poin di kandang Persela. Kami tetap menyadari, Persela adalah tim kuat dan tidak bisa diremehkan,” tambah pelatih Liestiadi. (gk-43)