Profil Klub Indonesia Soccer Championship A 2016: Perseru Serui

Perseru ingin bisa bercokol di papan tengah dengan kekayaan talenta lokal mereka.

GOALOLEH    FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Perseru Serui jadi salah satu tim asal Papua yang tersisa pada Indonesia Soccer Championship A 2016, bersama Persipura Jayapura. Itu setelah, Persiram Raja Ampat diakuisisi oleh PS TNI.

Walau kalah reputasi dari Persipura, Perseru tetap punya niat luhur untuk memajukan sepakbola Papua dengan menggunakan talenta asli daerah Serui dan sekitar. Mereka pun tak banyak merombak skuat untuk mengarungi ISC A ini.

"Kami tetap menggunakan pemain dari musim 2015 ISL (Indonesia Super League). Pemain asli daerah kami harus tetap ada, kami tidak mau mengincar pemain dengan reputasi tinggi atau timnas," ungkap manajer Perseru, Yan Pieter Ayorbaba.


SIMAK JUGA
Perseru Serui Gagal Jajal Gresik United
Perseru Genjot Fisik Di Batu
Lakoni ISC 2016, Perseru Tak Banyak Rombak Tim

Untuk pemain asing, Perseru sendiri baru memiliki sudah mengamankan tiga nama. Mereka adalah Amadou Gakou, Salif dan Henry Njobi Elad.

Bisa bercokol di papan tengah dan mengorbitkan pemain yang bisa dipandang adalah target dari manajemen tim Kuda Laut Oranye. Opmtimisme itu tetap dilambungkan meski Perseru cukup kesulitan kala memulai debut mereka di ISL pada 2014 lalu.

"Prinsip kita semua pemain sama saja, tergantung bagaimana untuk melatih mereka bagaimana untuk bisa bermain bagus," beber Ayorbaba. "Kami berharap paling tidak bisa sampai di papan tengah. Tapi, kalau tidak tertahan maka kita sampai ke puncak," tambahnya.

PELATIH: Agus Setyono


Agus Setyono memang bukan pelatih populer, namun ia punya jasa besar bagi Perseru dengan menyelamatkan tim tersebut dari jurang degradasi pada musim 2014. Ia pun dipercaya bisa menjaga keharmonisan tim oleh manajemen.

"Kami menilai dia sudah pas untuk Perseru, dia juga bisa mempertahankan tetap di ISL waktu 2014. Untuk ISC ini kami tetap percaya dia karena sudah mengenal tim ini," kata Ayorbaba.

Pelatih kelahiran Blitar ini dikenal tegas dan tak ragu menyemprot pemain jika tak bisa tampil maksimal dalam tiap kesempatan yang diberikan. "Tim harus dibentuk mentalnya dan pemain siap untuk maksimal. Saya juga coba menjaga tim untuk tetap harmonis," kata eks peramu taktik Persiraja Banda Aceh ini.

Ia pun membentuk fisik para pemain terlebih dahulu selama dua bulan sebelum mendapatkan kepastian soal ISC A. Dari mulai memaksimalkan fisik di Batu hingga TC di Mojokerto. Perseru pun telah melalu beberapa laga uji coba seperti kontra Persela Lamongan hingga terakhir melawan Madura United.

"Saya mau pemain untuk memperlihatkan kualitas terbaik, meskipun masih di pertandingan uji coba. Karena bukan tidak mungkin susunan skuat sekarang, bakal berubah jelang ISC dimulai."

PEMAIN ANDALAN: Arthur Bonai

PROFIL SINGKAT

Nama lengkap: Arthur Barrios Bonai
Kelahiran: 3 Agustus 1991
Karier klub: Persiwa Wamena (2009-2010), Perseru (2011-sekarang)


Arthur Bonai jadi salah satu pemain kunci Perseru Serui di lini tengah. Serangan kerap berawal dari kaki pemain berusia 24 tahun ini.

Sosoknya kalem, namun gaya mainnya mengingatkan kita pada gelandang Persipura Jayapura, Imanuel Wanggai. Hanya saja, Arthur boleh dibilang lebih energik ketika tampil di lapangan sebagai filter serangan lawan.

Sejak 2011 eks Persiwa Wamena ini telah membela tim oranye-hitam, ia juga berandil besar membawa Perseru menjadi runner-up Divisi Utama musim 2013. Tak jarang Arthur dipercaya menjadi eksekutor penalti, lima gol mampu ia lesatkan pada musim perdananya bersama Perseru di ISL.

"Memang persiapan dalam menghadapi ISC ini sangat mendesak, tapi menurut saya kita bisa tampil lebih baik di ISC ini karena tim sudah cukup lama menjalani TC di Mojokerto, sekitar dua bulan lebih. Saya yakin bersama rekan-rekan saya akan lebih baik di ISC ini," ungkapnya.

"Untuk target saya bersama Perseru bisa bawa tim ini ke papan tengah, minimal kita bisa ke sepuluh besar dahulu," tegas pemain yang sempat masuk list pemain timnas ini.


SKEMA IDEAL