Alasan Bos Surabaya United Bhayangkara Dorong Pemainnya Masuk Kepolisian

Empat pemain Surabaya United masuk kepolisian karena dorongan CEO Surabaya United, I Gede Widiade.

GOALOLEH    FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Surabaya United dipastikan merger dengan PS Polri dan menjelma jadi Surabaya United Bhayangkara untuk mengarungi Indonesia Soccer Championship A 2016. 'Perkawinan' dua tim tersebut ternyata bukan hanya menyoal sepakbola.

Bersatunya Surababya United dan PS Polri pun membuka pintu bagi empat pemain Surabaya United yang sebelumnya membela PS Polri pada Piala Bhayangkara lalu untuk bisa masuk akademi kepolisian.

Mereka antara lain adalah Fatchu Rochman, Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, dan Hargianto. Keempat nama tersebut juga masuk kepolisian berdasarkan saran dari CEO Surabaya United, I Gede Widiade.

"Saya yang meminta kepada mereka ke PS Polri dan selanjutnya mereka bergabung masuk Polri. Karena di tempat saya mereka sebagai karyawan yang main bola, tapi di Polri mereka akan jadi polisi," urai Gede ketika ditemui di Jakarta.


SIMAK JUGA
Emile Bertrand Mbamba Tinggalkan Surabaya United
Arema Cronus Ajak Surabaya United Uji Coba
Persib Bandung Lumat Surabaya United

"Karena di Indonesia hidup sebagai pemain bola tidak ada jaminan. Jarang orang kaya, sukses, makmur di sepakbola. Makanya saya harap pemerintah seperti Presiden dan Menpora ini mengerti," tambah mantan manajer timnas U-23 itu.

Rencananya, keempat pemain tersebut bakal mulai mengikuti pendidikan di akademi kepolisian Agustus mendatang. Pekan ini jadi hari yang sibuk untuk para pemain jebolan timnas U-19 tersebut untuk mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan.