PSSI: Duplik Kemenpora Mubazir

Sidang gugatan terkait SK pembekuan PSSI bakal dilanjutkan, Kamis (11/6) nanti.

GOALOLEH    MUHAMAD RAIS ADNAN     Ikuti di twitter

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta kembali menggelar sidang terkait gugatan PSSI terhadap surat keputusan pembekuan PSSI oleh Kemenpora, Senin (8/6). Dalam sidang kali ini, mengagendakan jawaban dari pihak tergugat (duplik), dalam hal ini Kemenpora.

Menurut direktur legal PSSI, Aristo Pangaribuan, dalam kesempatan itu pihak Kemenpora menyampaikan empat tanggapan mereka terkait gugatan tersebut. Pertama, putusan sela penetapan penundaan gugatan itu dicabut.

Kedua, Kemenpora berargumentasi bahwa ketua umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, belum sah sebagai pemimpin karena belum didaftarkan ke Kemenkumham. Tanggapan ketiga adalah pembangkangan terhadap negara, serta keempat keputusan penetapan gugatan sudah ada, tapi kompetisi tidak berjalan.

"Menurut saya itu adalah argumen-argumen yang mubazir. Di sini, mereka mempermasalahkan tidak adanya SK Kemenkumham. Saya katakan, bahwa di sini posisi negara adalah sebagai administrator. PSSI sudah melakukan hal itu (termasuk soal kepengurusan baru) dengan membayar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Sekarang, Kemenkumham harus wajib mengeluarkan itu (SK)," kata Aristo, dilansir laman resmi PSSI. 

"Kedua, Badan Hukum Perkumpulan itu nyawanya tidak di pengurusnya, tetapi di entitasnya. Pengesahaannya itu sudah dari sejak tahun 1953. Ketiga pembangkangan terhadap negara, ini sekarang siapa yang membangkang keputusan pengadilan? SK Kemenpora tetap ada dan Tim Transisi terus berjalan, ini kan jelas jelas siapa yang membangkang," tambahnya.

Mengenai belum jalannya kompetisi, PSSI beranggapan kompetisi tidak akan bisa berjalan lantaran SK pembekuan PSSI dan surat edaran ke pihak Kepolisian yang diedarkan Kemenpora belum dicabut.

Untuk sidang lanjutan kasus ini akan digelar kembali, Kamis (11/6) nanti. Pada sidang itu nantinya PSSI akan mengajukan semua alat bukti yang ada.

 

 

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Semua Berita Divisi Utama