Merger Persebaya Terancam Berantakan

Persebaya Wishnu Wardhana memilih ikut di Divisi Utama.
Solusi yang ditawarkan PSSI terkait penyelesaian status legal Persebaya terancam berantakan. Pasalnya, badan hukum milik Persebaya Wishnu Wardhana (WW), PT MMIB memilih jalan sendiri. Mereka memilih untuk mengikuti Divisi Utama dibanding Indonesia Premier League (IPL) seperti yang disarankan PSSI.

"Lebih baik jalan sendiri sendiri," terang Diar Kusuma, dirut PT MMIB.

Langkah Diar ini sejalan dengan La Nyalla Mattalitti. Anggota Exco PSSI ini memang mempelopori kompetisi di bawah naungan PT Liga Indonesia. Sebelum ini, PSSI memang memutuskan tiga komponen di Persebaya membentuk badan hukum baru. Ketiganya adalah PT MMIB 30 persen, PT Persebaya Indonesia 30 persen, dan klub anggota 40 persen. Badan hukum baru ini diperlukan untuk mengikuti IPL.

"Baguslah kalo mereka memilih jalan seperti itu," tukas Ferrel Raymond Hattu, wakil dari klub anggota yang ditunjuk PSSI.

Menurut Ferrel, sebelum ini pihaknya memang mendesak PSSI untuk mengumpulkan tiga komponen di atas. Tujuannya untuk menyertakan modal bagi kelangsungan Persebaya ke depan.

"Langkah ini sekaligus uji kesungguhan pihak pihak yang ada. Apa memang mau keluar uang bagi Persebaya. Tapi, kalau pilihan mereka sudah seperti itu, saya kira akan mempermudah dan memperjelas status Persebaya," tegasnya. (gk-31)

>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Semua Berita Sepakbola Indonesia