PSSI Kurangi Jumlah Pemain Asing

Induk organisasi sepakbola nasional ini juga berencana menetapkan aturan kontrak pemain minimal dua tahun.
Menjelang bergulirnya Liga Super Indonesia (ISL) 2011/12 pada 15 Oktober, PSSI mengeluarkan kebijakan yang cukup mendadak. PSSI hanya mengizinkan klub mengontrak empat pemain asing.

Menghadapi musim ini, sejumlah klub merekrut pemain asing berdasarkan peraturan sebelumnya, yakni tiga pemain asing non-Asia, dan dua asal Asia. Ketua komite kompetisi PSSI Sihar Sitorus juga pernah menyatakan agar klub untuk sementara menggunakan aturan sebelumnya.

Namun, Kamis (29/9), Sihar menyatakan, klub hanya boleh memiliki tiga pemain asing non-asia, dan satu asal Asia. Menurut Sihar, jumlah itu bisa disesuaikan. Klub boleh memakai pemain asal asia dari kuota yang telah ditetapkan. Namun, klub harus rela mengorbankan jatah pemain asing non-Asia.

“Klub hanya bisa memiliki tiga pemain asing non-Asia dan satu asal Asia. Perubahan kebijakan ini untuk memberi kesempatan kepada pemain lokal tampil di kompetisi. Klub juga harus menyisipkan pemain U-21 di dalam timnya. Tentang pemain U-21 ini, kedepannya kami akan buat regulasinya,” ujar Sihar.

“Klub boleh menggunakan kuota pemain asing itu untuk seluruh pemain asal Asia. Walau begitu, jumlahnya tidak boleh lebih dari empat.”

Selain itu, PSSI juga berencana membuat regulasi mengenai durasi kontrak pemain. Menurut Sihar, setiap klub akan diwajibkan mengontrak pemain minimal selama dua tahun.

“Saat ini kami baru sebatas mengimbau saja supaya klub mengontrak pemain lebih dari satu tahun. Kami inginnya minimal dua tahun. Klub akan mendapatkan hasil positif saat bursa transfer,” kata Sihar.

>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Semua Berita Superliga Indonesia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen ISL