Persis Solo Pertanyakan Alasan Sejarah Dalam Menentukan Peserta ISL

Hadi Rudyatmo menegaskan sejarah Persis lebih panjang dibandingkan Persebaya.
Ketua umum Persis Solo FC Hadi Rudyatmo mempertanyakan kebijakan PSSI mengenai penambahan jumlah peserta Liga Super Indonesia (ISL) 2011/12 dari 18 menjadi 24 klub.

Komite eksekutif (Exco) PSSI sebelumnya memutuskan untuk memasukkan PSM Makassar, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan Bontang FC, dengan berbagai alasan.

PSM, Persibo dan Persema dimasukkan karena sanksi mereka sudah diputihkan sseteelah menyeberang ke Liga Primer Indonesia (LPI). Sedangkan PSMS dan Persebaya berdasarkan sejarah, basis pendukung kuat, dan keinginan sponsor, sementara Bontang FC dianggap sebagai tim degradasi terbaik.

“Persebaya dan PSMS masuk karena berdasarkan nilai sejarah dan pendukung yang kuat. Kalau alasan seperti itu, harusnya Persis juga ikut masuk. Usia Persis yang dilahirkan tahun 1923 lebih tua dibandingkan Persebaya. Alasan yang tidak cerdas,” cetus Hadi.

“Sejarah yang menentukan nasib persepakbolaan Indonesia juga kental, karena lahir di Solo. Yang terakhir kongres luar biasa PSSI, dan banyak lainnya. PSSI seharusnya lebih cermat menentukan keputusan.”

“Begitu juga dengan tiga klub lainnya. PSSI sudah seharusnya mengutamakan tim-tim anggota, dan bukan dari LPI. Saya yakin ada kepentingan yang menjadi dasar PSSI dalam menentukan keputusan.”

>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Semua Berita Superliga Indonesia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen ISL