PSAP Mengharap Tuah Ikhwani

Fery Komul cs tetap harus mewaspadai pergerakan anak-anak Lhokseumawe yang cerdas dalam mengatur serangan balik.
PSAP Sigli mengharapkan tuah Ikhwani Hasanuddin saat menjamu saudaranya PSLS Lhokseumawe di Stadion Kuta Asan, Sigli, Selasa (1/2) sore ini. Laga lanjutan divisi utama Liga Indonesia musim 2010/2011 itu sendiri dipastikan seru, karena kedua tim samap-sama ingin bangkit dari keterpurukan.

PSAP yang sebelumnya berada di posisi nomor dua klasemen, kini terperosok di urutan nomor tiga, digantikan Persita Tanggerang dengan perolehan poin sama 19. Sedangkan PSLS jatuh ke urutan enam dengan nilai 15. Hal inilah yang diperkirakan menjadi pemicu panasnya temperatur derbi Aceh tersebut.

Tapi para punggawa PSLS  tidak mudah mencuri poin di Sigli. Sebab Ikhwani Hasanuddin dan kawan-kawan sudah berkomitmen akan bermain habis-habisan dan pantang menyerah dalam setiap laga yang dilakoninya, baik tandang apalagi kandang.

Hanya saja Fery Komul cs tetap harus mewaspadai pergerakan anak-anak Lhokseumawe yang cerdas dalam mengatur serangan balik. Apalagi Laskar Pase tersebut sangat berambisi mempermalukan PSAP di hadapan Pasukan Aneuk Rimba Raya (PARR) dan Laskar Aneuk Naggroe (The Lan), yang tidak henti-hentinya memberi semangat kepada Mousa B. Troure dkk.

Ikhwani yang dipercayakan pelatih Anwar pada posisi sayap kanan, diharapkan dengan kecepatan yang dimilikinya dapat selalu memberikan konstribusi tepat kepada Sayuti maupun Osas Saha yang bertindak sebagai bomber.

Dari sekarangkaian penampilan pemuda asal Desa Peukan Sot, Simpang Tiga, Pidie itu, sangat sedikit sumbangannya yang dapat dimanfaatkan Osas Saha maupun Sayuti. Ikhwani kurang perhitungan dalam usahanya memberi umpan kepada rekan-rekannya yang sudah berada pada posisi tepat untuk melakukan eksekusi akhir dengan sukses.

Maka tuah dan peran Ikhwani kali ini sangat diharapkan ribuan publik PSAP untuk meraup poin penuh. Sebab peluang besar selalu berada pada Ikhwani, pemilik nomor punggung 14 dalam tim berjuluk Pasukan Biru.

Apabila faktor konsentrasi dan ketenangan sudah dikuasainya, niscaya Ikhwani akan menjadi pemain sayap kanan yang sangat ditakutkan lawan.

“Kami mengharapkan kali ini Ikhwani dapat bermain tenang dan penuh konsentrasi. Apabila dua hal itu dapat dilakukannya, banyak umpan Ikhwani akan mudah dimanfaatkan Osas Saha dan Sayuti,” ujar Ridwan Hasan, salah seorang pendukung PSAP. (gk-36)