Hak Siar Piala Dunia 2018 & 2022 Senilai US$1,85 Miliar

Perusahaan media dan olahraga yang berbasis di Swiss sedang melakukan tender untuk kawasan Asia.
FIFA telah menyelesaikan proses negosiasi hak siar Piala Dunia 2018 dan 2022 dengan nilai US$1,85 miliar. Kesepakatan negosiasi itu diumumkan FIFA hari ini.

Kesepakatan itu sudah termasuk penjualan hak siar kepada jaringan stasiun televisi Fox, Telemundo dan Futbol de Primera Radio yang diperkirakan mencapai harga US$1,2 miliar

FIFA juga mengatakan, hak siar itu turut dijual kepada SBS di Australia, Bell Media (Kanada), dan IMC (Karibia).

Bell Media, yang memiliki channel CTV, TSN, dan RDS, mengambil alih aset besar tersebut dari pemegang sebelumnya CBC.

“FIFA merasa senang dengan kemajuan penjualan hak siar ditengah masa ekonomi yang cukup sulit. Ini lebih dari mengkonfirmasi kekuatan dan pendekatan kompetisi kami,” ujar sekjen FIFA Jerome Valcke.

Dalam kesempatan yang sama, Infront Sports and Media, perusahan yang berbasis di Swiss, sedang melakukan proses tender dengan sejumlah pihak di 26 negara Asia, diantaranya Cina dan India.

“Infront menawarkan paket terbaik dalam proyek menarik dan kompleks ini, baik dari sisi pemasaran dan keuangan,” kata direktur televisi FIFA Niclas Ericson.

FIFA memasarkan hak siar Piala Dunia 2018 dan 2022 dalam satu paket, setelah sebelumnya melakukan hal yang sama di Piala Dunia 2010 dan 2014.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai akses GOAL.com via ponsel,
termasuk cara mengunduh aplikasinya, klik di sini.