Debut Indah Pemain Muda Ajax Amsterdam

Matthijs de Ligt mencatat debut pada usia 17 tahun buat Ajax Amsterdam dan ikut menyumbangkan gol.

OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

AJAX AMSTERDAM HANCURKAN WILLEM II TILBURG 5-0

Ajax Amsterdam sukses meraih kemenangan telak 5-0 atas Willem II Tilburg pada laga putaran pertama Piala Belanda, Rabu (21/9) malam. Fakta menarik dari kemenangan besar raksasa Belanda itu adalah dimainkannya tiga pemain muda, yaitu Matthijs de Ligt, Abdelhak Nouri, dan Frenkie de Jong.

BAGAIMANA KIPRAH MEREKA?

De Ligt paling mencuri perhatian. Dalam usia 17 tahun, dia menjadi pemain termuda kedua yang pernah dimainkan tim senior Ajax sejak 1993. Rekor pemain paling muda masih dipegang oleh Clarence Seedorf. Penggawa timnas Belanda U-19 itu menjadi bek sentral dan bermain 90 menit penuh. Hebatnya, De Ligt turut mencetak gol dalam pertandingan. Pada menit ke-25, De Ligt menyambut umpan tendangan penjuru Hakim Ziyech untuk merobek jala gawang Kostas Lamprou.

Pujian atas bakat dan kemampuan De Ligt pernah disampaikan oleh Wim Jonk. 

"Matthijs tipe pemain yang saya anggap bek tengah modern. Kedua kakinya sama baik, punya umpan yang bagus, dan bisa membaca permainan. Dia tipe pemain bermental juara dengan fokus yang bagus. Sekarang tergantung kepada dirinya untuk terus berkembang. Dia seorang pemimpin yang bisa menularkan sikap positif kepada rekan-rekan setimnya," ujar mantan direktur akademi Ajax itu ketika sang pemain menandatangani kontrak profesionalnya tahun lalu.


SIMAK JUGA
Halaman Khusus Sepakbola Belanda
Jadwal TV Hari Ini
Jadwal Lengkap Ajax Amsterdam

Dua pemain muda lain dimainkan sebagai pemain pengganti. Nouri masuk menggantikan Ziyech pada menit ke-73. Penampilan Nouri di skuat senior Ajax sudah lama ditunggu berkat penampilan meyakinkannya sejak masih membela tim Ajax U-19. Kepiawaian teknik dan keterampilan individu membuat pemain 19 tahun itu disebut-sebut sebagai bintang Ajax di masa depan.

Nouri menjawab ekspektasi dengan menutup kemenangan Ajax. Menit 89, dengan percaya diri Nouri meminta kepada Lasse Schone, eksekutor utama set piece Ajax, untuk mengambil tendangan bebas di depan kotak penalti lawan. Tugas itu dijalankan sempurna oleh Nouri dengan menempatkan bola ke pojok kiri gawang Lamprou.

"Saya tak terbiasa mendengar nama saya diteriakkan fans," ujar Nouri semringah. "Rasanya fantastis. Atmosfernya sangat berbeda jika dibandingkan saat bermain untuk Jong Ajax. Namun, kita lihat nanti apakah penampilan saya akan terus berkembang."

Satu pemain muda lain yang diberi kesempatan memulai debut adalah De Jong. Menariknya, De Jong adalah pemain yang direkrut Ajax dari Willem II, musim lalu. Gelandang 19 tahun ini tampil menggantikan Riechedly Bazoer sejak menit 80.

MASA DEPAN

Dikenal sebagai tim yang membanggakan kualitas akademi dan mengembangkan pemain muda, tidak terlalu sulit memprediksi jika Ajax bakal memberikan kesempatan kepada bakat-bakat baru mereka. Persoalannya adalah kapan. Perkembangan De Ligt menarik ditunggu. Meski dikenal sebagai pabrik pemain muda berbakat, Belanda jarang memproduksi bek murni.

Sementara, tantangan bagi Nouri dan De Jong lebih tinggi karena pelatih Peter Bosz memiliki banyak pilihan di lini tengah. Bahkan pembelian Ziyech saat tenggat bursa transfer musim panas lalu sempat menuai kritik karena dianggap dapat menghalangi kesempatan bermain untuk Nouri. Ajax tampaknya harus melepas sejumlah pemain lebih dahulu sebelum kita menyaksikan lebih banyak kesempatan yang diberikan untuk Nouri dan De Jong.