Menang Adu Penalti, Pusamania Borneo FC II Tantang Persib Bandung

Pertandingan antara Pusamania dan Madura United harus diselesaikan melalui adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol.

OLEH   DONNY AFRONI

Pusamania Borneo FC II melaju ke semi-final Piala Presiden 2017 setelah mengalahkan Madura United FC 5-4 melalui adu penalti dalam laga perempat-final di Stadion Manahan Solo, Sabtu (25/2).

Pertandingan terpaksa diselesaikan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol sepanjang 90 menit. Di empat besar, Pusamania akan menghadapi Persib Bandung yang sebelumnya menyingkirkan Mitra Kukar.

Babak pertama

Pusamania dan Madura United mengawali pertandingan dengan lamban, dan lebih berhati-hati untuk mencari celah di pertahanan lawan masing-masing, sehingga tidak banyak peluang tercipta.

Madura United mulai meningkatkan irama permainan selepas laga berjalan sepuluh menit. Selang satu kemudian, Slamet Nurcahyo mencoba peruntungan dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tapi bola sepakannya melayang di atas mistar.

Pusamania mulai merespons permainan terbuka Madura United. Selang empat menit kemudian, Pusamania menebar ancaman melalui Abdul Aziz, tapi sepakannya masih menyamping di sisi kanan gawang.

SIMAK JUGA: Patrich Bertekad Jebol Gawang Madura United

Penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi Madura United. Kendati Greg Nwokolo beberapa kali mampu menembus pertahanan Pusamania, ia tidak mendapat dukungan dari rekan-rekannya yang terlambat membantu serangan.

Menjelang babak pertama berakhir, Pusamania mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan. Sayangnya, tendangan bek Dirkir Khon Glay masih belum menemui sasaran. Skor imbang tanpa gol akhirnya menutup babak pertama.

Babak kedua

Permainan antara Pusamania dan Madura United tidak mengalami perubahan di babak kedua. Madura United mencoba menekan pertahanan Pusamania, namun mereka mengalami kesulitan mendekati gawang Pesut Etam.

Di lain sisi, Pusamania terkesan menunggu, dan melakukan serangan balik ketika menguasai bola. Hanya saja, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat gawang Madura United tidak mendapatkan ancaman berarti.

Peluang emas pertama akhirnya terjadi di laga ini. Pada menit ke-66, Slamet Nurcahyo melepaskan umpan silang ke depan gawang. Bayu Gatra menyambutnya dengan sundulan, tapi bola masih melayang di atas mistar.

SIMAK JUGA: Gomes Berharap Duet Luiz-Greg Lebih Tajam

Madura United sempat menjebol gawang Pusamania ketika ketika sundulan Greg menjebol jala Wawan Hendrawan pada menit ke-80, namun dianulir wasit, karena striker Laskar Sape Kerrab ini berada dalam posisi off-side ketika menerima bola dari lini tengah.

Selepas itu, Pusamania mulai bermain terbuka. Mereka nyaris menjebol gawang Madura United pada menit ke-89, tapi sepakannya menghajar tiang gawang. Skor imbang tanpa gol tetap bertahan hingga 90 menit berakhir.

Adu penalti

Yamashita Kunihiro tampil sebagai eksekutor pertama Pusamania, dan sukses menjebol gawang Angga Saputra. Dane Milovanovic yang menjadi algojo pertama Madura United pun sukses mengecoh Wawan.

Selanjutnya, empat eksekutor Pusamania, yakni Tamsil Sijaya, Michael Orah, Fandi Ahmad, dan  Dirkir sukses menjalankan tugasnya. Sedangkan algojo Madura United yang sukses menyarangkan bola adalah Slamet Nurcahyo, Andik Rendika Rama, dan Fabiano Beltrame.

Namun penendang kelima Madura United Fachruddin Aryanto gagal menjalankan tugasnya, karena sepakannya justru mengarah ke Wawan. Wawan sendiri masih belum menyadari situasi itu telah mengantarkan Pusamania ke semi-final. Ia baru sadar timnya melaju ke semi-final setelah penggawa Pusamania berlari ke arah dirinya.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Pusamania: Wawan Hendrawan; Zulvin Zamrun, Yamashita Kunihiro, Dirkir Kohn Glay, Michael Orah, Wahyudi Hamisi, Asri Akbar, Abdul Aziz, Rifal Lastori, Terens Puhiri, Patrich Wanggai.

Madura United: Angga Saputra; Fabiano Beltrame, Fachruddin Aryanto, M Rifad, Andik Rendika Rama, Asep Berlian, Rizky Dwi, Slamet Nurcahyo, Erick Ermawansyah, Grek Nwokolo, Luiz Junior.