Jack Butland Saingan Berat Joe Hart Di Inggris

Kiper muda milik Stoke City itu menjelma sebagai penantang serius untuk menggeser dominasi Joe Hart di Inggris setelah menampilkan performa menawan musim ini.

GOALOLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter


“Kualitas dari performa yang dia tampilkan untuk saat ini pantas mengantarnya ke timnas Inggris, demikian menurut pandangan saya. Kami semua merasa dia akan memiliki karier yang panjang, baik itu bersama kami dan Inggris,” ujar manajer Stoke City Mark Hughes menanggapi performa apik Jack Butland di musim ini.

Butland, 22, untuk saat ini disebut sebagai penantang serius untuk menggebrak dominasi Joe Hart yang seolah tidak punya pesaing di tim senior Inggris. Dan untuk diketahui, pandangan itu bukan tanpa alasan mengingat mantan kiper Birmingham City ini memiliki segala syarat untuk menjadi nomor satu.

Dengan tinggi 196cm – sama dengan Hart – Butland kini mulai membuktikan kemampuannya di kompetisi sepakbola tertinggi di negaranya setelah sebelumnya sempat dipinjamkan ke sejumlah klub di level bawah karena kalah bersaing dengan Asmir Begovic di Britannia Stadium.

Sejumlah peminjaman ke Birmingham, Barnsley, Leeds United dan Derby County selama dikontrak Stoke sukses menggemblengnya menjadi lebih dewasa dan Hughes merasa hal itu berbuah positif. Dalam hal ini, Hughes menekankan bahwa Butland, yang ia datangkan pada Januari 2013 silam, sudah matang untuk kiper seusianya dan hal tersebut merupakan atribut kunci pada pemain kelahiran Bristol itu.

“Saya pikir itu adalah salah satu dari kekuatannya sebagai seorang kiper muda,” ujar Hughes. “Terkadang kiper muda bisa sedikit fanatik, namun dia tenang, yang mana menjadi bagian dari kematangan yang ia tunjukkan dari kepribadiannya. Dan itu membantu dia.

“Dia memiliki banyak, yang mana tidak dimiliki kebanyakan kiper lainnya, atribut yang diperlukan untuk membuatnya memiliki karier yang bagus. Kami yakin dia akan terus berkembang dengan sikap yang sama.

“Kami tidak yakin di musim panas kemarin kami bisa menjaga Asmir Begovic, dan saya pikir jika Asmir bertahan, kami mungkin akan meminjamkan Jack ke klub lain untuk 12 bulan lainnya untuk membantu perkembangannya.

“Namun, seperti yang terjadi, ketika Asmir dipastikan pergi, saya tidak punya keraguan untuk menjadikan Jack sebagai kiper utama saya karena dia begitu bagus.”

Di musim ini, performa Butland memang istimewa. Boleh saja ia kalah dalam hal clean sheets dibandingkan Hart, yang sukses menjaga gawangnya perawan di tujuh laga dari 11 penampilannya di Liga Primer sebagaimana Butland yang baru mengemas empat clean sheets dari 12 laga.

Akan tetapi, Hart terbantu dengan lini pertahanan City yang kokoh sehingga ia baru mengemas 15 penyelamatan (rasio 75 persen) selagi Butland, yang pertahanan timnya tidak sekuat City, telah mencatatkan 50 penyelamatan dengan rasio 80,6 persen!

*Statistik di Liga Primer Inggris 2015/16 hingga matchday ke-12.

Catatan penyelamatan itu lebih banyak ketimbang kiper lain yang bermain untuk klub lima besar. Petr Cech (Arsenal, 43), Kasper Schmeichel (Leicester City, 36), David de Gea (Manchester United, 23) sampai Hugo Lloris (Tottenham Hotspur, 31) bahkan tidak bisa dibandingkan dengan Butland karena total penyelamatan mereka ada di bawah sang rising star.

Terlepas itu, Butland memiliki saingan tersendiri karena ia ditempel ketat oleh Costel Pantilimon (Sunderland), Tim Howard (Everton), Cech dan Brad Guzan (Aston Villa) untuk urusan penyelamatan terbanyak.

*Statistik di Liga Primer Inggris 2015/16 hingga matchday ke-12.

Pengakuan akan kehebatan Butland juga disampaikan oleh Steve McClaren, mantan manajer Inggris yang kini membesut Newcastle United, menyusul timnya yang dipaksa bermain imbang 0-0 oleh Stoke pada akhir Oktober kemarin.

“Jack Butland adalah pembeda buat kami antara meraih satu poin dan tiga poin hari ini, mungkin tanpa dia kami akan memenangkan pertandingan,” kata McClaren kepada Sky Sports.

“Ketika kalian melihat masa depan Inggris di sektor penjaga gawang, masa depannya terbilang cerah. Saya tidak ingin mengatakan apakah dia harus menjadi kiper No 1 Inggris, namun saya tahu bahwa dia bisa menjadi kiper luar biasa karena dia terus berkembang sejak terakhir saya melihatnya.

“Kami mengerahkan segalanya untuk memenangkan pertandingan, tapi dia merupakan pembeda,” tutup McClaren.

Butland kiranya akan memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di timnas saat Inggris melakoni dua laga uji coba kontra Spanyol dan Prancis pada jeda internasional kali ini.

Bukan tidak mungkin manajer Roy Hodgson tertarik untuk melihat kualitas sang pemain dan membiarkan Hart mengamati pesaing utamanya itu menggerogoti tempatnya demi kebaikan masa depan Inggris.