Arsene Wenger: Banyak Klub Paksa Pemainnya Doping

Wenger menuding ada banyak klub yang memaksa pemainnya menggunakan obat yang bisa meningkatkan performa permainan.

GOALOLEH   TAUFIK BAGUS

Pelatih Arsenal Arsene Wenger menuding ada sejumlah klub yang sudah memaksa pemainnya menggunakan obat atau zat lain yang bisa menunjang dan meningkatkan level permainan mereka.

Hal itu diungkapkan Wenger setelah Badan Anti-Doping Dunia (WADA) merekomendasikan untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia dari kompetisi internasional untuk cabang olahraga atletic, menyusul banyak ditemukannya pemain yang melakukan doping untuk meningkatkan performa di lapangan.

Diungkapkan Wenger, masalah doping sudah menjadi hal yang cukup serius dan di sepakbola, skandal tersebut juga terjadi. Bukti yang disodorkan Wenger adalah ketika gelandang Makedonia Arijan Ademi menggunakan doping setelah Dinamo Zagreb menang atas Arsenal di fase grup Liga Champions pada bulan September silam.

"Saya berusaha untuk jujur pada nilai-nilai yang saya yakini sangat penting dalam kehidupan dan membaginya ke orang lain," kata Wenger kepada L'Equipe, Rabu (11/11).

"Selama 30 tahun sebagai pelatih, saya tak pernah meminta pemain saya melakukan injeksi untuk membuat mereka tampil lebih baik. Saya tak pernah memberikan produk yang membantu mereka meningkatkan performa mereka. Saya bangga akan hal itu. Saya bermain melawan banyak tim yang tidak memiliki pemahaman yang sama dengan saya."

"Bagi saya, keindahan olahraga adalah ketika semua orang menginginkan kemenangan, tapi hanya akan ada satu pemenang. Kami sudah mencapai era di mana kita mengagungkan kemenangan, tanpa harus melihat apa arti kemenangan itu atau metode yang digunakan."

"Dan, sepuluh tahun kemudian kami menyadari ada yang curang. Dan selama itu, yang menjadi juara kedua menjadi korban. Ia tak mendapatkan pengakuan, dan dengan apa yang sudah dikatakan mengenai mereka sebelumnya, mereka pastinya tak akan senang," tandasnya.