Chelsea v Bournemouth - Premier LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Salah satu pemilik Chelsea angkat bicara mengenai kepergian 'misterius' Enzo Maresca dan menegaskan bahwa pemecatan sang pelatih 'bukan keputusan klub' di tengah beredarnya rumor terkait Man City

  • Eghbali membantah tuduhan pemecatan

    Dalam penampilannya yang blak-blakan di Kongres Olahraga Dunia CAA, Eghbali menyinggung soal kepergian mendadak Maresca. Meskipun banyak yang menduga pelatih asal Italia itu menjadi korban terbaru era Clearlake Capital, sang pemilik bersama menegaskan bahwa keputusan tersebut berada di luar kendali klub.

    Kepergian tersebut dilaporkan telah memberikan "dampak negatif" pada kampanye Chelsea saat skuad beradaptasi dengan perubahan kepemimpinan lainnya. Eghbali mencatat bahwa klub kini harus "berjuang untuk bangkit" dari gangguan yang ditimbulkan oleh kepindahan tersebut, yang terjadi di tengah beredarnya rumor yang semakin intens mengaitkan Maresca dengan peran di Manchester City.

  • Iklan
  • Chelsea v Bournemouth - Premier LeagueGetty Images Sport

    Masalah hukum menghalangi keberangkatan

    Eghbali tetap tidak memberikan rincian yang jelas mengenai pemecatan tersebut, dengan alasan adanya kendala hukum yang menghalangi pengungkapan penuh pada saat ini. Namun, ia menegaskan bahwa dewan direksi tidak berniat mengganti mantan manajer Leicester City itu begitu cepat di awal masa jabatannya.

    "Perubahan ini bukanlah keputusan klub, karena alasan yang secara hukum tidak bisa saya ungkapkan," kata Eghbali, seperti dikutip Sports Business Journal. "Saya rasa alasannya akan menjadi jelas pada waktunya. Tapi tidak, ini bukanlah perubahan yang ingin kami lakukan. Ini adalah perubahan yang sedikit berdampak negatif pada musim ini, ketika Anda mengubah sistem dan personel. Dan ini adalah situasi yang harus kami atasi."

  • Perjalanan Maresca di Chelsea

    Pria berusia 46 tahun itu pertama kali bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2024, menggantikan Mauricio Pochettino yang dipecat. Secara keseluruhan, Maresca memimpin 92 pertandingan (55 kemenangan, 16 hasil imbang, dan 21 kekalahan) untuk The Blues di semua kompetisi hingga pemecatannya pada Januari. Keputusan tersebut diambil setelah kekalahan 2-1 dari Aston Villa dan hasil imbang 2-2 dengan Bournemouth pada akhir 2025.

    Meskipun meraih hasil mengesankan pada bulan-bulan sebelumnya, termasuk kemenangan 3-0 atas Barcelona di Liga Champions pada November dan dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Liga Premier untuk bulan yang sama, pemilik Chelsea memutuskan untuk berpisah dengan mantan manajer Leicester tersebut setelah terjadi ketegangan dalam hubungannya dengan manajemen klub. Selama menjabat sebagai manajer klub London tersebut, Maresca berhasil memenangkan Liga Konferensi Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

  • FBL-ENG-PR-CHELSEA-MAN CITYAFP

    Blues menghadapi masa depan yang tak menentu

    Meskipun telah menunjuk Liam Rosenior sebagai manajer baru pada awal tahun ini, performa tim tersebut masih belum meyakinkan: dengan catatan 11 kemenangan dan delapan kekalahan dalam 21 pertandingan di semua kompetisi. Selanjutnya, The Blues akan menghadapi Manchester United di Liga Premier, saat mereka berupaya merebut tiket ke Liga Champions.