Manchester City v Manchester United - FA Youth Cup FinalGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Pep Guardiola 'sangat terkesan' dengan akademi Man City setelah tim U-18 mereka mengalahkan rival mereka, Man Utd, di final FA Youth Cup

  • Guardiola memuji mentalitas akademi yang unggul

    Setelah peluit akhir dibunyikan, Guardiola langsung memuji kerja keras yang dilakukan di balik layar di klub tersebut. Pelatih asal Catalunya itu, yang sering melibatkan para pemain muda berbakat dalam sesi latihan tim seniornya, menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan bukti dari visi jangka panjang yang dibangun oleh jajaran petinggi The Blues.

    “Saya ingin mengucapkan selamat kepada Oliver Reiss, stafnya, para pemain, dan semua orang yang bekerja di akademi kami atas kemenangan di Piala FA U-18,” kata Guardiola. “Kesuksesan di kompetisi ini adalah contoh lain betapa hebatnya klub ini dalam menanamkan mentalitas pemenang dan menghasilkan pemain muda berkualitas. Setiap musim, saya sangat terkesan dengan talenta yang kami hasilkan di CFA – saya melihatnya saat para pemain muda berlatih bersama kami. Saya harap semua orang di akademi menikmati pencapaian ini karena ini adalah penghargaan atas kerja keras dan dedikasi tidak hanya dari musim ini, tetapi juga kerja keras selama bertahun-tahun.”


  • Iklan
  • Manchester City v Manchester United - FA Youth Cup FinalGetty Images Sport

    Heskey, pahlawan dalam drama derby

    Pertandingan itu sendiri sesuai dengan ekspektasi menjelang laga, di mana City membutuhkan sentuhan ajaib untuk memastikan kemenangan di menit-menit akhir. Setelah Floyd Samba membuka skor lewat tendangan bebas yang memukau, United menyamakan kedudukan melalui sundulan Godwill Kukonki, sehingga pertandingan tetap sangat ketat saat waktu mendekati babak tambahan.

    Reigan Heskey-lah yang menjadi sorotan utama dengan gol penentu kemenangan yang brilian pada menit ke-87. Tendangan menentukan dari pemain sayap muda ini memastikan gelar kelima City di kompetisi ini, menambah daftar kemenangan mereka sebelumnya pada tahun 1986, 2008, 2020, dan 2024, serta memicu perayaan yang meriah di antara para pendukung tuan rumah.

  • Direktur Akademi mengenang momen bersejarah tersebut

    Direktur akademi Thomas Kruecken sependapat dengan Guardiola, sambil menekankan bahwa Piala FA U-19 tetap menjadi tolok ukur sekunder namun penting bagi tujuan pengembangan klub. Ia menyoroti konsistensi program tersebut, yang kini telah membawa City mencapai final dalam tiga musim berturut-turut.

    “Memenangkan FA Youth Cup selalu menjadi target utama kami di awal setiap musim, jadi melihat tim mengangkat trofi adalah momen bersejarah dan pencapaian yang patut dibanggakan oleh semua orang di akademi,” kata Kruecken. “Hasil kami sepanjang kompetisi telah menunjukkan betapa pentingnya FA Youth Cup bagi Oliver, stafnya, dan para pemain. Mereka luar biasa. Mereka telah menunjukkan pentingnya tampil maksimal saat dibutuhkan, terutama di final.”

  • Manchester City v Manchester United - FA Youth Cup FinalGetty Images Sport

    Berusaha meraih gelar ganda bersejarah di tingkat nasional

    Meskipun perayaan di Stadion Joie berlangsung dengan penuh kegembiraan, fokus segera beralih ke gelar juara berikutnya. Setelah berhasil mengamankan gelar juara Liga Premier U-18 Wilayah Utara, City kini bersiap untuk laga penentuan tingkat nasional di Stamford Bridge pada 22 Mei guna menentukan juara tak terbantahkan di kelompok usia tersebut.

    Kruecken menyoroti pentingnya kerja sama tim, dengan menyatakan: “Momen ini juga tidak akan terwujud tanpa kerja keras semua pihak yang terkait dengan klub. Begitu banyak orang yang telah bekerja sama erat dengan skuad sepanjang perjalanan mereka naik ke kelompok usia yang lebih tinggi, menyediakan lingkungan terbaik bagi para pemain kami untuk berkembang tidak hanya menjadi pemain sepak bola yang hebat, tetapi juga menjadi individu yang luar biasa. Saya sangat bangga tidak hanya memimpin akademi, tetapi juga bekerja sama dengan begitu banyak orang berbakat di City.”