FC Bayern München v Real Madrid CF - UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final Second LegGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Penjelasan: Mengapa bus tim Real Madrid meninggalkan Vinicius Junior setelah kekalahan telak di Liga Champions dari Bayern Munich

  • Dipilih untuk pengujian acak

    Juara Eropa 15 kali itu mengalami malam yang menyedihkan di Jerman, setelah kalah 4-3 sehingga tersingkir dengan agregat 6-4. Sementara anggota skuad lainnya naik bus tak lama setelah peluit akhir dibunyikan, Vinicius terpilih untuk menjalani tes anti-doping acak setelah bermain penuh sepanjang pertandingan. Karena prosedur tersebut memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan, tim logistik klub memutuskan bahwa bus utama harus berangkat ke bandara, sehingga sang penyerang bintang terpaksa melanjutkan perjalanan dengan mobil.


  • Iklan
  • Doping Braunschweig Osnabrück 3. Liga 07252009Getty

    Sanksi doping yang ketat dari FIFA

    Meskipun tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan terkait penundaan tersebut, sifat ketat dari peraturan anti-doping FIFA menjelaskan mengapa para pemain tidak dapat mengabaikan pemeriksaan ini. Atlet yang terbukti bersalah menggunakan zat peningkat performa akan dikenai sanksi larangan bertanding mulai dari beberapa bulan hingga seumur hidup. Jika penggunaan zat tersebut dianggap disengaja untuk tujuan curang, para pemain biasanya akan dikenai sanksi skorsing selama empat tahun, sedangkan kasus yang tidak disengaja tetap dapat mengakibatkan larangan bertanding selama dua tahun dari semua kegiatan sepak bola.

  • Ragam pelanggaran yang luas

    Kerangka regulasi yang mengatur tes pasca-pertandingan ini tidak hanya terbatas pada pendeteksian zat terlarang dalam tubuh atlet. Sanksi larangan bertanding juga dapat dijatuhkan akibat tidak mematuhi instruksi petugas anti-doping, menolak menjalani tes, atau tidak memberikan informasi lokasi yang akurat. FIFA juga menindak peredaran zat terlarang atau upaya mendorong pihak ketiga untuk melanggar aturan, di mana perilaku curang atau campur tangan administratif semacam itu sering kali berujung pada sanksi larangan bertanding seumur hidup yang paling berat.

  • ViniciusGetty Images

    Vinicius memimpin serangan di liga domestik

    Pemain asal Brasil itu kini harus kembali memfokuskan upayanya pada La Liga, seiring persiapan Madrid untuk menjamu Deportivo Alaves pada Selasa depan. Dengan tujuh pertandingan tersisa dan selisih sembilan poin yang harus dikejar dari pemuncak klasemen Barcelona, peran sang pemain sayap tetap sangat penting untuk menjaga harapan klub di kompetisi domestik tetap hidup. Setelah kekecewaan di Munich, kemampuannya untuk memotivasi tim agar segera bangkit di lapangan akan menjadi kunci jika Los Blancos ingin menghindari akhir musim tanpa gelar.