Kekalahan Juventus di markas Sassuolo terasa lebih berat karena cara terjadinya daripada tiga poin yang hilang bagi Si Nyonya Tua. Kekalahan di Mapei Stadium itu, selain menjadi kekalahan sang guru Spalletti melawan muridnya, Aquilani, juga merupakan kekalahan yang ditentukan oleh kebingungan besar yang malam ini terlihat di kubu Juve, di lapangan maupun di bangku cadangan.
Perlu dikatakan bahwa susunan pemain awal Juventus nyaris menjadi pilihan yang terpaksa, terutama di lini tengah, mengingat banyaknya absensi akibat cedera, namun pergantian pemain dan pengelolaan akhir pertandingan, dari Spalletti maupun sejumlah pemain, menimbulkan beberapa tanda tanya.
Masuknya Zhegrova tentu merupakan keputusan yang tepat, mengingat dwigol yang dicetak pemain Kosovo itu, tetapi tetap ada beberapa keraguan soal ditariknya Conceicao dan Nico Gonzalez secara bersamaan (untuk Zhegrova dan Woltemade). Yang seharusnya keluar, kemungkinan besar, adalah Kolo Muani, yang lagi-lagi tampil bak hantu malam ini. Namun, Spalletti tetap bersikeras, dan seusai pertandingan ia menjelaskan bahwa dirinya berniat terus memberikan kepercayaan kepada pemain Prancis itu.



