Hambatan kedua, dan mungkin yang lebih menantang, bagi Manchester United adalah keinginan Valverde sendiri. Terlepas dari pemberitaan media dan ketegangan di ibu kota Spanyol, fokus gelandang tersebut tetap sepenuhnya tertuju pada kembalinya ia beraksi untuk klub yang dicintainya. Menurut laporan AS, sumber-sumber yang dekat dengan sang pemain menyebutkan bahwa keinginannya adalah tetap bertahan dan berjuang untuk mempertahankan posisinya, alih-alih mencari awal baru di Inggris atau Prancis.
Real Madrid telah berhasil menahan kepergian pemain-pemain kunci di masa lalu dengan mengandalkan loyalitas para bintang inti mereka, dan Valverde tampaknya tidak terkecuali. Kecuali jika petinggi klub secara eksplisit memasukkannya ke dalam daftar transfer, United mungkin akan menyadari bahwa tawaran yang memecahkan rekor pun tidak cukup untuk meyakinkan sang pahlawan lini tengah yang sedang dilanda masalah ini untuk pindah dari Madrid ke Manchester pada musim panas ini.