FC Barcelona v Borussia Dortmund - UEFA Champions League 2024/25 Quarter Final First LegGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Ansu Fati memuji Lamine Yamal yang 'luar biasa' dan menyinggung masa depannya di Barcelona setelah masa peminjaman yang mengesankan di Monaco

  • Kagum pada pemain nomor 10 terbaru Barcelona

    Sebagai mantan pemain berbakat dan mantan pemain nomor 10 Barcelona, Ansu memuji kemunculan gemilang Yamal di Barcelona, sambil menyoroti bakat alami sang pemain muda serta pendekatannya yang disiplin terhadap permainan.

    "Dia luar biasa. Dia memiliki bakat. Dia adalah seorang bintang," kata Ansu kepada program Què t'hi Jugues! di SER Catalunya. Meskipun kemampuan teknis Yamal terlihat jelas oleh semua orang, Ansu menyoroti profil psikologis pemain berusia 18 tahun itu sebagai sifatnya yang paling mengesankan. "Dia sangat fokus dan kuat secara mental. Saya harap dia bisa terus seperti ini selama bertahun-tahun dan membawa banyak kebahagiaan bagi para penggemar Barça," tambahnya.

  • Iklan
  • FBL-FRA-LIGUE1-MONACO-LORIENTAFP

    Menemukan kembali kegembiraan sepak bola di Monaco

    Setelah masa-masa sulit di Barcelona dan masa peminjaman yang naik-turun di Liga Premier bersama Brighton, Ansu akhirnya menemukan ritmenya di Monaco. Dengan 11 gol di Ligue 1 dan Liga Champions musim ini, dengan rata-rata satu gol setiap 110 menit, sang penyerang mengakui bahwa ia akhirnya merasa seperti dirinya sendiri lagi. Kepindahannya ke Stade Louis II telah memberinya konsistensi dan waktu bermain yang sangat ia rindukan akibat masalah kebugaran yang berulang.

    "Saya merasa nyaman bermain dan saya menikmatinya. Sudah bertahun-tahun sejak saya bisa bermain secara konsisten atau merasa begitu bebas di lapangan," jelas Ansu. "Sekarang saya menikmati diri saya sendiri dan merasa baik, yang merupakan hal yang saya cari setelah sekian lama. Sudah bertahun-tahun sejak saya merasa begitu bebas."


  • Menghadapi impian Barcelona dan bekas luka akibat cedera

    Meskipun sukses di luar negeri, hati Ansu tetap terikat erat dengan klub tempat ia meniti kariernya. Ia menyoroti kesulitan yang dihadapinya di Camp Nou, dan mengisyaratkan bahwa perjuangannya untuk mendapatkan menit bermain lebih kompleks daripada yang disadari publik. "Impian saya selalu untuk sukses di Barça dan bisa bermain, tapi banyak hal yang terjadi yang tidak dilihat orang, yang tidak mereka ketahui, atau apa yang telah saya alami," ungkapnya. "Saya mengalami banyak cedera dan tidak memiliki konsistensi atau kesempatan. Sepak bola bergerak sangat cepat dan tidak ada kesabaran."



  • FBL-FRA-LIGUE1-LENS-MONACOAFP

    Ketidakpastian mengenai langkah Ansu selanjutnya

    Seiring mendekatnya akhir masa peminjamannya di Prancis, pertanyaan mengenai masa depan Ansu secara permanen masih belum terjawab. Meskipun ia terus mendukung Barcelona dari jauh — bahkan mengaku bahwa ia akan hadir di El Clásico akhir pekan ini untuk menyemangati mereka jika jadwalnya memungkinkan — ia tetap membuka berbagai kemungkinan untuk musim depan.

    "Saya masih belum tahu apa yang akan terjadi tahun depan. Kita akan menunggu hingga musim ini berakhir dan mengambil keputusan terbaik bagi saya dan karier saya," kata Ansu.