Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Halaman ini berisi tautan afiliasi. Ketika Anda melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan, kami dapat memperoleh komisi.
Alejandro Garnacho Chelsea 2025-26 FA CupGetty

Diterjemahkan oleh

Alejandro Garnacho Ditawari Jalan Keluar dari Mimpi Buruk Chelsea Senilai £40 juta! Rincian tawaran transfer Aston Villa untuk mantan pemain sayap Man Utd terungkap

  • Rencana transfer pemain sayap asal Argentina ke Villa

    Aston Villa sedang menjalani pembicaraan lanjutan untuk mengamankan transfer Garnacho, yang menawarkan pemain berusia 21 tahun itu jalan keluar yang sangat dibutuhkan dari masa-masa sulitnya saat ini di Chelsea. Klub yang berbasis di Birmingham ini bergerak cepat untuk menegosiasikan kesepakatan yang akan membuat pemain sayap tersebut bergabung ke Villa Park awalnya dengan status pinjaman, meskipun perjanjian tersebut diperkirakan akan mencakup opsi kewajiban pembelian. Laporan BBC menyebutkan bahwa Aston Villa telah mengajukan tawaran resmi kepada Chelsea untuk Garnacho

    The Blues telah menetapkan pemain sayap tersebut untuk dijual dengan valuasi sekitar £43 juta ($58 juta) bulan lalu, hanya setahun setelah kedatangannya di London. Meskipun telah melakukan investasi yang signifikan, Chelsea kini terbuka terhadap skema keluar yang terstruktur untuk memfasilitasi kepergiannya.

    Langkah strategis ini bertepatan dengan kesepakatan Chelsea untuk membayar biaya rekor sebesar £117 juta ($157 juta) guna merekrut Morgan Rogers dari Villa, yang menggambarkan jaringan transfer yang kompleks yang saat ini menghubungkan kedua klub Liga Premier tersebut.


  • Iklan
  • Garnacho⒞Getty Images

    Kesulitan Stamford Bridge terus berlanjut

    Kehidupan Garnacho di London Barat belum berjalan sesuai rencana sejak ia pindah dari Manchester United dengan nilai transfer sebesar £40 juta ($54 juta) pada September lalu.

    Selama satu musimnya di Stamford Bridge, ia berhasil mencetak delapan gol dan empat assist dari 43 penampilan di semua kompetisi, namun kontribusinya di liga jauh dari mengesankan.

    Situasi di Chelsea semakin rumit akibat skuad yang terlalu besar dan kedatangan talenta baru di posisi sayap. Dengan kedatangan Rogers dan pemain sayap Sporting CP, Geovany Quenda, petinggi Chelsea menyadari perlunya merampingkan skuad.

  • Dampak dari kepergiannya dari Manchester United

    Kepindahan Garnacho ke Chelsea awalnya terjadi setelah perselisihan hebat di Old Trafford dengan manajer Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu dikenal blak-blakan mengenai masa depan pemain muda tersebut di Manchester, yang berujung pada teguran keras di depan seluruh skuad. Selama pertemuan yang memanas di tempat latihan klub, Amorim menyuruh Alejandro Garnacho untuk "berdoa" agar ia bisa menemukan klub baru, menandai berakhirnya hubungan mereka secara mendadak

    Keretakan hubungan tersebut sebagian besar disebabkan oleh reaksi Garnacho terhadap waktu bermainnya saat kekalahan di final Liga Europa melawan Tottenham. Pemain sayap tersebut secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya karena hanya diturunkan sebagai pemain cadangan, dan kemudian menggambarkan musim tersebut sebagai "sampah" di media sosial. Gesekan ini pada akhirnya membuat posisinya tidak dapat dipertahankan lagi, sehingga memaksa United untuk menyetujui penjualan sang pemain.


  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Unai Emery Aston Villa 2025-26Getty

    Emery menatap masa depan

    Jika kesepakatan ini terwujud, Garnacho akan menjadi rekrutan besar keempat dalam bursa transfer musim panas yang sibuk bagi tim asuhan Unai Emery. Ia akan bergabung dengan deretan pemain baru yang mencakup Johan Manzambi, Joao Gomes, dan Modou Kaba Cisse, seiring upaya Villa untuk menginvestasikan kembali dana besar yang diperoleh dari penjualan pemain.

    Minat dari klub asal Midlands ini menandai peluang besar bagi sang pemain untuk membangun kembali reputasinya jauh dari sorotan masa transisi Chelsea.